Sejumlah netizen yang menyaksikan video itu sontak ramai memberikan komentar.
Baca juga: Sosok Asep, Kades Bertato di Purwakarta, Rogoh Kocek Pribadi Bagikan Beras ke Warga, Menikah 13 Kali
"contoh yg baik untuk pejabat lain biar takut kalo mao korupsi".
"Nah gitu dong... Yok yang warga yg lain bisa di tiru nih. Yg gak bener2 di gembok ajaa".
"Keren sih di warga nya.. semoga kades nya dapat hidayah stelah tragedi pergembokan ini".
"Warganya kereenn kompaakk senoga menginspirasi daerah lain".
"Yah.. nggak salah sieh warganya ..untung cuma di gembok.. nggak di keroyok" ungkap beberapa netizen .
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi langsung kepada Kades Sidokepung Elok Suciati dan aparatur pemerintah lainnya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, termasuk pihak kepolisian masih terus coba dilakukan oleh tim TribunJatim.com.*)
VIRAL Tak Mau Nyalon Lagi, Kades di Malang Didemo Puluhan Warga, Tak Pernah Ambil Gaji 'Tak Perlu'
Viral di media sosial seorang kades didemo puluhan warga karena tak mau mencalonkan diri di pemilihan kepala desa periode kedua.
Kades tersebut diketahui bernama Gaguk, Kepala Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.
Diketahui selama ia menjabat sebagai kades, Gaguk tak pernah mengambil gajinya.
Bahkan nominalnya pun ia mengaku tidak mengetahuinya.
Video puluhan orang yang menggelar aksi di Balai Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, baru-baru ini viral di media sosial.
Dalam video itu, mereka bukan menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah desa setempat. Sebaliknya, mereka mendesak agar kepala desa petahana kembali ikut dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 14 Mei 2023 mendatang.
Aksi ini digelar lantaran, Kades Kaliasri, Gaguk, disebut-sebut tidak mau lagi mencalonkan lagi dalam Pilkades. Sementara warga setempat masih menginginkan Gaguk kembali menjabat sebagai Kades Kaliasri.