"Setelah Ashar kami menelepon nenek tapi dia tidak menjawab.
Kami berasumsi sesuatu terjadi baik nenek jatuh dari kamar mandi atau tangga.
Apa lagi, kakek saya tidak terlalu sehat karena menderita katarak.
Tetapi dia masih bisa mendengar dengan baik dan peka terhadap sekitarnya," katanya.
Farhan menceritakan, sekitar pukul 19.00 waktu setempat, kakeknya, Datuk Madzlan Ahmad, 82 tahun, merasa tidak enak karena istrinya tidak masuk kamar untuk menunaikan shalat Maghrib.
Namun saat dipanggil, wanita tua itu tidak menjawab.
“Kakek memanggil nenek beberapa kali tetapi tidak ada jawaban.
Kakek keluar dari kamar dan berteriak minta tolong kepada tetangga.
Baca juga: Dikira Tewas Kecelakaan, Wanita Ini Tiba-tiba Pulang ke Rumah, Bingung Lihat Rumah Ramai Orang
Ketika tetangga masuk ke rumah, mereka menemui nenek sudah terbaring di atas sofa," jelasnya.
Sementara itu, Farhan mengatakan, sebelumnya tersangka sempat beberapa kali datang ke rumah neneknya untuk meminjam uang.
Akan tetapi sang nenek tidak bisa memberikan dalam jumlah besar karena almarhum ingin menggunakan uang tersebut untuk mengadakan pesta.
"Sebelum kejadian pembunuhan terjadi, ada beberapa kali pelaku datang ke rumah untuk meminjam duit.
Kali kedua dia datang datuk hanya memberi sedikit uang.
Terakhir, memang dia datang membawa makanan dan ketika itulah nenek saya telah mati dibunuh," jelasnya.
Hingga saat ini tersangka belum bisa dilacak.
Dan terakhir kali dihubungi istrinya, dia menginformasikan bahwa tersangka sudah pulang ke rumah untuk mencuci pakaiannya sebelum keluar lagi mengenakan pakaian putih.
"Saya tidak bisa tinggal diam dan berharap tersangka segera ditemukan untuk membantu penyelidikan," katanya.
(TribunTrends.com/Nafis)