TRIBUNTRENDS.COM - Saat luka masih menganga, dan keluarga Affan Kurniawan belum kering air matanya, amarah publik justru disulut oleh postingan-postingan keji dari sejumlah akun media sosial yang diduga milik anggota Polri.
Alih-alih menundukkan kepala dan menunjukkan empati, beberapa dari mereka justru memamerkan foto-foto saat mengamankan demo, disertai caption yang memicu kemarahan.
Dalam sejumlah unggahan yang tersebar luas sejak Kamis (28/8/2025), beberapa akun terlihat menampilkan foto diri dengan seragam lengkap di lokasi unjuk rasa, sembari menyisipkan kalimat-kalimat seperti motivasi diri namun pada saat yang salah.
Baca juga: Roda Besi Brimob Renggut Nyawa Ojol, Teriakan Berubah Tangisan, Kapolri Tunduk Meminta Maaf
Tak berhenti di situ, kemarahan netizen pun semakin membuncah setelah muncul komentar dari akun yang diduga milik seorang anggota Polri.
Komentar tersebut justru menyalahkan Affan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan.
"Ngapain tanggung jawab pak, dia gak kelindas kok, dia juga yang salah," tulis akun Instagram @thayadip_ramadhan yang sebelumnya menampilkan potret berseragam Polri di profilnya.
Publik geram. Bukan hanya karena komentar tersebut menyangkut nyawa seorang warga sipil yang terbukti bukan peserta aksi, tetapi karena pernyataan tersebut muncul saat ribuan orang tengah berkabung.
Affan, seorang pemuda 21 tahun, tewas saat hendak kembali dari mengantar makanan di kawasan Bendungan Hilir.
Ia bukan demonstran, bukan pengacau. Ia hanya seorang pekerja harian yang terjebak dalam kekacauan demo di Pejompongan.
Video amatir yang viral memperlihatkan detik-detik kendaraan taktis Brimob melaju kencang, menabrak dan melindas Affan di tengah kerumunan.
Namun, yang terjadi di dunia maya seolah menertawakan tragedi itu.
Baca juga: Pengorbanan Terakhir Affan: Dari Pagi ke Malam Cari Rezeki untuk Adik, Sang Ojol Pulang Tak Bernyawa
Beberapa akun lain yang juga diduga milik anggota Polri ikut menyulut kontroversi:
Akun @azhrr.all_ melontarkan sindiran kepada mahasiswa yang berdemo, menyebut mereka “berpikir seperti anak SD”.
Akun @sen53n memamerkan foto di samping rantis Brimob dengan caption sinis:
"Kalau kita kalah di pendidikan, kita usahakan menang di lapangan."