Breaking News:

Demo Buruh

Buntut Tewasnya Affan Kurniawan, MUI Kritik Pemerintah Demi Demokrasi, 'Masyarakat Sudah Lelah'

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik pemerintah buntut tewasnya driver ojol Affan Kurniawan demi demokrasi, sebut masyarakat sudah lelah

|
Kolase Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda, Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik pemerintah buntut tewasnya driver ojol Affan Kurniawan demi demokrasi, sebut masyarakat sudah lelah 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik pemerintah buntut tewasnya driver ojol Affan Kurniawan demi demokrasi, sebut masyarakat sudah lelah

TRIBUNTRENDS.COM - Insiden tragis terjadi pada Kamis (28/8/2025), ketika seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Baracuda milik Brimob. Peristiwa ini menimbulkan kemarahan publik dan mendapat sorotan luas, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menanggapi kejadian tersebut, MUI meminta pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan introspeksi dan menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan.

"Tolonglah marilah bersama-sama menjaga agar kehidupan demokrasi tetap terjaga dengan baik. Saya berharap pemerintah berani instropeksi diri," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, pemerintah seharusnya mendengar dan menerima aspirasi rakyat, menjadikannya dasar dalam setiap kebijakan. Ia pun menyayangkan adanya korban jiwa dalam aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR/MPR RI, Jakarta Selatan.

DILINDAS MOBIL BRIMOB - Tangkapan layar video viral mobil rantis Brimob Polri menabrak dan melindas pengemudi ojek online di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Pendapat Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel soal kasus Affan Kuniawan, drivel ojol yang tewas terlindas rantis Brimob. (Dok. Istimewa)
DILINDAS MOBIL BRIMOB - Tangkapan layar video viral mobil rantis Brimob Polri menabrak dan melindas pengemudi ojek online di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Pendapat Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel soal kasus Affan Kuniawan, drivel ojol yang tewas terlindas rantis Brimob. (Dok. Istimewa) (Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta)

Kiai Anwar menegaskan, pihak yang bertanggung jawab harus dijatuhi hukuman berat sesuai proses hukum yang berlaku. Ia juga menilai pimpinan tertinggi aparat perlu hadir langsung melayat sekaligus meminta maaf kepada keluarga korban sebagai wujud empati.

Tragedi kemanusiaan ini, lanjutnya, semestinya menjadi perhatian serius Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, karena bila tidak segera ditangani, bisa memicu kemarahan masyarakat yang sudah menghadapi banyak tekanan.

"Masyarakat sudah lelah, mulai dari kesulitan mencari pekerjaan, beban pajak yang makin terasa. Suasana kehidupan rakyat yang makin berat ini, diperlukan kepekaan sosial yang tinggi dari para elite politik," tegasnya.

MUI juga mengingatkan aparat penegak hukum, baik Polri maupun TNI, agar selalu mengedepankan empati kepada masyarakat. Aparat, menurutnya, adalah pengayom rakyat, bukan sebaliknya menjadi pihak yang menimbulkan rasa terancam.

"Bukan merasa terancam dan selalu khawatir terhadap keamanan diri dan keluarga akibat ulah oknum-oknun aparat yang tak bertanggung jawab," tegasnya.

Baca juga: Buntut Tewasnya Affan Kurniawan, Driver Ojol Kepung Mako Brimob Kwitang, Teriakkan Polisi Pembunuh

Gojek Indonesia Berduka

Gojek Indonesia  menyampaikan duka atas meninggalnya seorang driver gojek dalam insiden 28 Agustus 2025.

Dalam keterangan resmi, Gojek Indonesia menyampaikan duka mendalam kepada keluarga Affan.

Di balik setiap jaket hijau, ada keluarga, selipan doa, dan perjuangan.

OJOL DILINDAS BRIMOB- Ratusan lebih pengemudi ojek online mengantarkan jasad Affan Kurniawan ke pemakaman, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Jalan Jenderal Sudirman menghijau saat dilalui iring-iringan mobil jenazah dan para pengemudi ojol yang mengenakan jaket warna hijau.
OJOL DILINDAS BRIMOB- Ratusan lebih pengemudi ojek online mengantarkan jasad Affan Kurniawan ke pemakaman, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Jalan Jenderal Sudirman menghijau saat dilalui iring-iringan mobil jenazah dan para pengemudi ojol yang mengenakan jaket warna hijau. (Ibriza/Tribunnews)

Affan Kurniawan adalah bagian dari perjalanan itu, dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi semua.

Pihak Gojek Indonesia menyatakan akan terus mendampingi keluarga almarhum, memberikan dukungan terbaik, dan memastikan mereka tidak sendiri.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
demo buruhAffan KurniawanMUI
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved