Dedi Mulyadi
Ancaman Dedi Mulyadi Kepada Kepala Sekolah yang Nekat Gelar Study Tour: Berhadapan dengan Saya!
Keukeuh dengan keputusannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menegaskan larangan study tour untuk sekolah-sekolah di Jabar.
Editor: Galuh Palupi
TRIBUNTRENDS.COM - Keukeuh dengan keputusannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menegaskan larangan study tour untuk sekolah-sekolah di Jabar.
Berbeda dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti yang memberikan izin, Dedi Mulyadi tetap melarang sekolah menggelar study tour.
Bahkan ia mengancam kepala sekolah yang nekat untuk berhadapan dengannya.
Menurut Dedi, kebijakan ini justru bisa membebani orangtua siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Tidak boleh anak piknik di atas rintihan orangtua," tegas Dedi kepada Kompas.com via sambungan telepon, Selasa (24/3/2025) malam.
Ia menjelaskan bahwa banyak orangtua terpaksa berutang atau menjual barang berharga demi membiayai perjalanan study tour anak mereka.
Baca juga: Kabar Gembira untuk Warga Jabar, Dedi Mulyadi Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Juni 2025
Hal ini, menurutnya, bertentangan dengan prinsip pendidikan yang seharusnya mengedepankan esensi pembelajaran, bukan sekadar rekreasi.
Lebih lanjut, Dedi menyatakan bahwa study tour yang selama ini berlangsung lebih menyerupai piknik daripada perjalanan pendidikan.
"Saya bukan melarang study tour, tapi faktanya yang berjalan selama ini adalah piknik," katanya.
Ia juga menekankan bahwa stabilitas ekonomi warga Jawa Barat menjadi prioritasnya sebagai gubernur.
"Saya tahu kemampuan ekonomi rakyat Jabar. Saya cinta Jabar. Saya larang study tour karena saya ingin menjaga stabilitas ekonomi warga," tandasnya.
Menurut Dedi, banyak sekolah yang menjadikan study tour sebagai bisnis, dengan biaya perjalanan yang tinggi dan memberatkan orangtua.
Ia juga menyoroti ketimpangan sosial yang terjadi di sekolah akibat program ini.
"Posisi siswa di kelas jadi minder. Ini melahirkan masalah baru," ujarnya.
Sebagai alternatif, Dedi menyarankan agar kegiatan pendidikan di luar kelas dilakukan di lingkungan sekitar yang masih memiliki nilai edukatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-lanjutkan-kebijakan-larangan-sekolah-gelar-study-tour.jpg)