Breaking News:

Fakta Suara Soekarno Baca Proklamasi, Ternyata Rekaman, Direkam 6 Tahun Setelah Indonesia Merdeka

Suara Soekarno membacakan teks proklamasi hanyalah rekaman, direkam 6 tahun setelah Indonesia merdeka.

Tribunnews.com
Suara Soekarno membacakan teks proklamasi ternyata tak direkam pada 17 Agustus 1945. 

TRIBUNTRENDS.COM - Tak banyak orang tahu, ternyata suara Presiden RI pertama Soekarno baca teks proklamasi hanyalah rekaman.

Faktanya, Soekarno tak membaca teks proklamasi tersebut pada tanggal 17 Agustus 1945.

Suara Soekarno membacakan teks proklamasi rupanya baru direkam enam tahun setelah Indonesia merdeka.

Seperti diketahui, hingga kini suara Soekarno membacakan teks proklamasi masih terus digaungkan di berbagai daerah di Indonesia, terutama di momen peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Banyak orang mengira teks proklamasi itu dibacakan oleh Soekarno tepat pada tanggal 17 Agustus 1945.

Namun nyatanya, suara Soekarno membacakan teks proklamasi hanyalah rekaman.

Baca juga: Momen Jas Merah Soekarno di Upacara HUT RI ke-21 17 Agustus 1966, Ternyata Begini Isi Pidatonya

Suara Soekarno membacakan teks proklamasi ternyata tak direkam pada 17 Agustus 1945.
Suara Soekarno membacakan teks proklamasi ternyata tak direkam pada 17 Agustus 1945. (Tribunnews.com)

Menariknya, suara tersebut tak direkam pada tanggal 17 Agustus 1945.

Catatan sejarah menyebut Soekarno membacakan teks proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 pada 17 Agustus 1945.

Namun, tahukah kamu suara Soekarno membaca teks proklamasi itu ternyata direkam pada tahun 1951.

Menurut buku Sejarah untuk Kelas XII Program Bahasa karya Nana Supriatna, Soekarno membacakan teks proklamasi di studio Radio Republik Indonesia (RRI). 

Orang yang merekam suaranya adalah M. Jusuf Ronodipuro

Diketahui, M. Jusuf Ronodipuro merupakan pendiri RRI.

Ternyata ada kisah menarik saat M. Jusuf Ronodipuro meminta Soekarno untuk membaca ulang teks proklamasi.

Sebagaimana dilansir dari buku Bung Hatta: Kisah Hidup dan Pemikiran Sang Arsitek Kemerdekaan karya Muhammad Muhibbuddin, kala itu Jusuf menemui Soekarno di ruang kerjanya.

Jusuf meminta Soekarno membaca ulang teks proklamasi agar makin banyak orang tahu jika Indonesia telah merdeka.

Halaman 1/4
Tags:
Soekarnoteks proklamasi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved