Breaking News:

Warga yang Kejar Dokter Dwi Fatimahyen hingga Membuatnya Meninggal Kecalakaan Tak Bisa Dipolisikan

Ini alasan warga pengejar Dokter Dwi di Jambi tidak bisa jadi tersangka, nahas dokter itu tewas usai diteriaki maling.

Editor: Dhimas Yanuar
ISTIMEWA
Ini alasan warga pengejar Dokter Dwi di Jambi tidak bisa jadi tersangka, nahas dokter itu tewas usai diteriaki maling. 

TRIBUNTRENDS.COM - Betapa nahasnya nasib seorang dokter yang tewas gegara kecelakaan usai diteriaki maling dan dikejar warga.

Sosok Dokter Dwi sempat viral di media sosial karena kasus kecelakaan yang menimpanya ini menguak fakta pilu terbaru.

Sosoknya adalah Dwi Fatimahyen, dokter muda di Jambi yang meninggal kecelakaan pada Jumat, (29/3/2024) lalu.

Mendiang Dokter Dwi Fatimahyen semasa hidup
Mendiang Dokter Dwi Fatimahyen semasa hidup (Instagram via TribunJambi.com)

Ternyata warga yang meneriaki Dokter Dwi sebagai maling dan mengejarnya tak bisa dijerat dengan hukum.

Dokter Dwi diketahui sempat diteriaki maling dan dikejar oleh warga hingga polisi. 

Kapolres Mauro Jambi AKBP Wahyu Bram menyatakan bahwa warga yang ikut mengejar Dokter Dwi tidak bisa jadi tersangka.

Bram mengatakan lima orang yang mengejar adalah warga Perumahan Pondok Meja.

Baca juga: Panik Dikejar & Diteriaki Maling, Dokter Dwi Tewas Kecelakaan, Sempat Chat Ayah: Pak Saya Takut

Mereka tidak bisa dipidana sebab tidak langsung membuat kecelakaan tunggal tersebut.

"Karena ada jeda antara peristiwa itu yang cukup jauh.

Yang mana warga mundur (tidak mengejar sampai tuntas) dan sudah banyak perubahan kondisi.

Lalu yang bersangkutan tidak mau mengurangi kecepatannya, otomatis berakibat buruk," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Dokter muda di Jambi tewas kecelakaan tunggal setelah dikejar warga dan diteriaki maling. 

Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, sekitar SPN Jambi, Jumat (29/3/2024).

Peristiwa ini diketahui seorang warga yang kemudian membagikannya ke dalam grup WhatsApp warga setempat.

“Tapi yang bersangkutan sekitar empat menit datang masuk ke kompleks, karena mau diberhentikan gak mau berhenti, akhirnya dikejar,” terang Wahyu, dikutip dari Kompas.com.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Tags:
Dwi FatimahyenJambidokter
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved