Bacaan Doa Khusus Nuzulul Quran 17 Ramadhan 2024, Bisa Dibaca Nanti Malam, Lengkap Arab dan Latin
Berikut doa khusus untuk Nuzulul Quran 17 Ramadhan 2024, bisa dibaca malam nanti. Lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan arti.
Editor: Galuh Palupi
"Ya Allah, berkahilah kami dalam apa yang telah Engkau turunkan dan tambahkanlah keutamaan dan rahmat-Mu kepada kami, wahai Tuhan yang Maha Penyayang."
8. Doa Khusus Malam Nuzulul Quran
اللّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ الْعَلِيمُ، تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ، إِنْ أَنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ عِنْدَ مِنْ شَىْءٌ، فَمَسَكَتْ يَدُهُ مِنْ ذَلِكَ الْكَرَامَةِ الْمُطْلَقَةِ، وَلَمْ تُصِبْهُ الرَّاحَةُ إِلاَّ بِذَلِكَ الْكِتَابِ، فَأَسْأَلُكَ بِهِ لِتُحِبَّنِي وَتَغْفِرَ لِي
Allahumma innaka antal 'Azizu al-Hakimul 'Alimu, Tanzilul Kitabi minal 'Azizi al-Rahimi. In anta ta'lamu annahu lam yakun 'inda min shai'in, famasakat yaduhu min dhalika al-Karamati al-Mutlaqati, wa lam tushibhuhu ar-Rahatu illa bidhalika al-Kitabi, faas-aluka bihi lituhibbani wa taghfira li.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Kuasa, Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui. Al-Quran turun dari Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Penyayang. Engkau tahu bahwa tidak ada kekuatan yang memadai selain daripada-Mu, dan Engkau memegang tangannya dengan penuh kemuliaan dan belas kasih-Mu. Tidak ada ketenangan yang diperolehnya selain dengan Al-Quran itu sendiri. Maka, aku memohon kepada-Mu agar Engkau mencintai dan mengampuni diriku."
Itulah kumpulan doa khusus yang bias kamu panjatkan di malam Nuzulul quran atau malam lailatul mubarokah.

Sejarah Nuzulul Quran
Sejarah Nuzulul Quran atau Al-Quran pertama kali turun pada tanggal 17 Ramadhan saat Rasulullah berusia 40 tahun (sekitar 608-609 M).
Ayat pertama Al-Quran itu turun kepada Rasulullah sedang beruzlah (menyepi) di Gua Hira (sekira 5 kilometer dari Makkah).
Suatu malam, tiba-tiba Jibril datang membawa wahyu kemudian memeluk dan melepaskan Rasulullah SAW sebanyak 3 kali.
Setiap kali memeluk, Jibril mengatakan, “Iqra’!” artinya “Bacalah.” Saat itu Rasulullah menjawab “Aku tidak mengenal bacaan,”
“Iqra’ bismi rabbikal ladzi khalaq, khalaqal insana min alaq. Iqra wa rabbukal akram. Alldzi allama bil qalam. Allamal bil qalam. Allamal insana ma lam ya’lam,” kata Jibril dipelukan ketiga.
Ayat Al-Qur'an pertama yang turun itu merupakan Surat Al-Alaq: 1-5.
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Rasullulah diberikan beberapa petunjuk yang mengisyaratkan semakin dekatnya wahyu dan kenabian.
Salah satu petunjuk tersebut adalah mimpi Rasulullah yang disusul dengan kejadian nyata sesuai dengan mimpinya.
Petunjuk lainnya adalah kesenangan uzlah (menyepi) Rasulullah SAW menjelang turunnya wahyu. Wallahu alam bisshawab. (Tribun Trends/Bangka Pos)
Sumber: Bangka Pos
Jawaban: Urutan Fase untuk Merancang Perencanaan Pembelajaran Berbasis Prinsip UbD |
![]() |
---|
Daftar Kado HUT ke-80 RI untuk Guru dari Pemerintah, Bulan Agustus Full Senyum |
![]() |
---|
Tak Selamanya Menyenangkan, Jang Nara Ungkap Hal Buruk dari Punya Wajah Awet Muda |
![]() |
---|
GAGAHNYA Surindro Supjarso Suami Pertama Megawati Soekarnoputri, Tampan, Gugur Tak Ketemu Jenazahnya |
![]() |
---|
Daerah Terbanyak Punya Mahasiswa di DIY Bukan Kota Yogyakarta, Tapi Wilayah Dulu Bernama Sulaiman |
![]() |
---|