Nasib Hanafi Pegawai BPS Halmahera Timur, Ditahan di Sel Terpisah, Kenapa?
Nasib Hanafi pegawai BPS Halmahera Timur setelah hilangkan nyawa rekan kerjanya yang bernama Tiwi. Ditahan di sel terpisah. Kenapa?
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - Di balik jeruji besi Polres Halmahera Timur, Hanafi, sang pembunuh berdarah dingin, kini menanti nasibnya.
Ia ditahan di sel yang terpisah demi keamanan dirinya.
Kisah keji ini dimulai dari sebuah rumah dinas yang seharusnya menjadi tempat yang aman, namun berubah menjadi saksi bisu atas kebrutalan dan pengkhianatan.
Tiwi (30), pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, tewas di tangan rekan kerjanya sendiri, Hanafi, yang juga calon suami dari teman sekamar Tiwi.
Pengkhianatan di Bawah Atap yang Sama
Hanafi, yang terlilit utang judi online, telah merencanakan semuanya dengan sangat rapi.
Ia membutuhkan uang dan melihat Tiwi sebagai jalan keluar.
Setelah permintaannya meminjam uang sebesar Rp 30 juta ditolak, ia mulai menyusun rencana pembunuhan.
"Pelaku meminjam uang tapi tidak diberikan," ungkap Kapolsek Maba Selatan Ipda Habiem Ramadya.
"Sehingga 17 Juli pelaku secara diam-diam masuk ke rumah dinas yang ditempati korban bersama calon istrinya, menggunakan kunci rumah yang sudah digandakan pelaku."
Selama dua hari, Hanafi bersembunyi di kamar calon istrinya, memantau setiap gerak-gerik Tiwi dari balik pintu.
Ia menunggu saat yang paling tepat untuk melancarkan aksinya.
Baca juga: Rangkaian Kejahatan Hanafi pada Tiwi Pegawai BPS Haltim, Sembunyi 2 Hari di Kamar Calon Istri
Malam Penuh Teror
Pada 19 Juli 2025, pukul 05.22 WIT, Hanafi masuk ke kamar Tiwi. Ia menyekap dan mengikat tangan korban, lalu melancarkan aksi pelecehan seksual.
Setelah itu, ia merampas ponsel Tiwi. Di bawah ancaman, Tiwi dipaksa membuka aplikasi keuangannya.
| Deretan Sepatu Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Beli Pakai Uang Hasil Memeras, Harga Rp20 Jutaan |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026 di Solo, Dari Safari Satwa hingga Romansa Kuliner Malam yang Harus Dikunjungi |
|
|---|
| Sate Buntel Solo, Menelusuri Jejak Kuliner Ikonik untuk Mudik Lebaran 2026 yang Wajib Dikunjungi |
|
|---|
| Filosofi Janur dan Maaf dalam Tradisi Lebaran Ketupat, Warisan Wali Songo yang Tak Lekang Zaman |
|
|---|
| Berburu Buah Tangan di Kota Bengawan, 5 Oleh-oleh Khas Solo yang Wajib Masuk Daftar Belanja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kasus-pembunuhan-BPS-Halmahera-Tiwi-tewas-di-tangan-rekan-sekantornya-Hanafi.jpg)