Angin Puting Beliung Terpa Sumedang saat Jam Pulang Pabrik, Reklame & Pohon Roboh Bikin Jalan Macet
Situasi saat angin puting beliung terpa Sumedang, terjadi saat jam pulang pabrik, jalanan pun macet. Ada reklame dan pohon roboh.
Editor: Suli Hanna
TRIBUNTRENDS.COM - Situasi saat angin puting beliung terpa Sumedang, jalanan macet karena peristiwa terjadi saat jam pulang pabrik.
Beberapa kerusakan pun terjadi seperti reklame dan pohon roboh.
Hal ini mengakibatkan jalanan jadi makin macet.
Angin puting beliung di Sumedang dan wilayah Kabupaten Bandung mengakibatkan lalu lintas di Jalan Bandung- Garut dan sebaliknya, Rabu (21/2/2024) sore, mengalami kemacetan.
Hal tersebut karena angin puting beliung tersebut merobohkan reklame dan pohon hingga menghalangi jalan, serta kios-kios pedagang di sisi jalan hancur tersapu angin.
Wakil Kepala Polisian Resort Kota (Wakapolresta) Bandung AKBP Maruly Pardede, mengaku pihaknya berkolaborasi dengan Polres Sumedang.
Baca juga: PILU Warga Sumedang, Malam Tahun Baru Diguncang Gempa, 270 Pasien di RS Dikeluarkan, Gedung Retak
"Karena posisinya cukup berdekatan (perbatasan), dan saat tadi kejadian (angin puting beliung) bersamaan dengan bubaran pabrik, jadi padat lalu lintasnya," kata Maruly, di Rancaekek.
Maruli mengatakan, untuk menanganinya pihaknya sempat menerapkan cara bertindak, secara parsial contra flow.
"Yang pertama mobil untuk datang ke TKP sama ambulans yang tadi kita bantu untuk bisa melalui arus macet," kata dia.
Sekarang kata Maruly, pihaknya mencoba membersihkan dulu arus lalu lintas dari gangguan material yang menghambat, seperti sisa-sisa pohon tumbang.
Menurut Maruly, di Kabupaten Bandung yang terdampak angin puting beliung Kecamatan Rancaekek dan Cicalengka.
Untuk sementara, menurutnya, belum ada laporan korban jiwa.
"Jadi hujan deras disertai angin kencang itu terjadi pukul 16.00 WIB.
Awalnya puting beliung dari Rancaekek beralih ke kawasan Cicalengka," kata dia.
Akibat angin puting beliung tersebut, kata Maruly, dari informasi yang didapat, beberapa rumah rusak, bahkan atapnya terbawa angin, ada yang temboknya jebol, ada juga gedung sekolah yang terdampak.
Sumber: Tribun Jabar
| Kekayaan Kepala BGN Dadan Hindayana, Capai Rp 9 M, Koleksi Mobil Mewah, Disorot gegara Anggaran MBG |
|
|---|
| 8 Celah MBG yang Rentan Dikorupsi, Anggaran 2026 Melonjak Capai Rp 171 T, Fokus ke Anak Kurang Gizi |
|
|---|
| BGN Anggarkan Miliaran untuk Pengadaan Tablet, Semir Sepatu & Ikat Pinggang, Kaitan dengan MBG? |
|
|---|
| 5 Fakta Pulau Umang Banten Disegel KKP, Dijual Rp 65 M, Bantahan Pengelola, Peringatan Pemerintah |
|
|---|
| Resmi Naik! Harga Baru BBM Pertamina Nonsubsidi 18 April 2026, Pertamax Turbo Melesat, Rinciannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Bangunan-PT-Kwalram-di-Sumedang-hancur-akibat-angin-puting-beliung-Rabu-2122024-sore.jpg)