Breaking News:

Pilpres 2024

Bukannya Senang Dijemput & Dijamu Gubernur Saat Kampanye ke Daerah, Mahfud MD: Jangan, Nanti Dipecat

Mahfud MD melarang kepala daerah menjemput atau menjamu kedatangannya. Cawapres Ganjar sebut karier kepala daerah itu bisa terancam dipecat.

Editor: Monalisa
Instagram @mahfudmd
Mahfud MD larang kepala daerah untuk menjemput atau menjamu dirinya saat berkunjung agar tak dipecat 

"Saya sudah bersepakat akan melakukan itu, pada saatnya agar saya tidak terikat.

Dan agar yang lain tahu kalau mau jadi pejabat jangan menggunakan jabatan untuk kepentingan politik.

Itu dosa politik, itu dosa politik yang akan meracuni generasi muda," ungkapnya.

Ketika kembali ditanya komitmennya untuk mengundurkan diri, Mahfud menjawab dirinya menunggu timing (waktu) yang tepat.

"Nunggu timing.

Nunggu timing.

Dan dengan rasa hormat kepada Presiden Jokowi, jadi tak akan menyinggung siapa-siapa.

Tapi saya ingin memberikan pelajaran etika kepada para pejabat politik," ungkapnya.

Di sisi lain, dia sempat mengutip pidato penutupannya saat debat cawapres yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

Di situ Mahfud berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang 4,5 tahun lalu mengangkatnya sebagai Menko Polhukam.

Mahfud percaya, ketika Jokowi mengangkatnya sebagai Menko Polhukam, mantan Wali Kota Solo itu memiliki niat baik untuk rakyat.

Oleh sebab itu, dia membantunya.

Kini, Mahfud pun bersedia untuk menemani Ganjar karena dia percaya mantan Gubernur Jawa Tengah itu merupakan sosok yang pro rakyat.

"Sekarang saya pun bersedia bersama Mas Ganjar untuk melanjutkan tugas-tugas karena menurut saya Pak Ganjar adalah calon presiden yang betul-betul pro rakyat," ungkapnya.

Artikel ini diolah dari SerambiNews.com

Tags:
Mahfud MDcawapresGanjar PranowoKepala DaerahSemarang
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved