Berita Viral
Ban Mobil Pengunjung Kempes di Monas Saat Lebaran, Dishub Ungkap Penyebabnya
Puluhan mobil di Monas mendadak kempes saat Lebaran, pengunjung panik tak bisa pulang.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM - Suasana libur Lebaran 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas) yang semula penuh keceriaan mendadak berubah menjadi kepanikan bagi para pengunjung. Puluhan mobil yang terparkir di bahu jalan ditemukan dalam kondisi ban kempis, bahkan beberapa di antaranya mengalami kerusakan hingga tidak dapat digunakan untuk pulang.
Video Viral Picu Kepanikan Pengunjung
Peristiwa ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat deretan kendaraan yang terparkir rapi, namun seluruhnya mengalami ban kempis. Para pemilik kendaraan tampak kebingungan dan panik karena tidak bisa langsung meninggalkan lokasi.
Beberapa pengunjung bahkan mengaku pentil ban kendaraan mereka hilang, membuat proses pengisian ulang angin menjadi semakin sulit. Keluhan pun bermunculan, terutama dari mereka yang datang dari luar kota dan harus segera kembali ke daerah asal.
Kondisi ini memicu reaksi luas di dunia maya, dengan banyak netizen mempertanyakan tindakan yang menyebabkan kerugian bagi para pengunjung tersebut.
Terjebak Parkir Liar di Tengah Padatnya Pengunjung
Banyak korban mengaku awalnya diarahkan oleh juru parkir tidak resmi untuk memarkirkan kendaraan di bahu jalan sekitar kawasan Monas. Mereka diyakinkan bahwa lokasi tersebut aman dan diperbolehkan.
Namun di tengah lonjakan pengunjung H+2 Lebaran, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi memang sangat padat. Arus kendaraan menuju wilayah penyangga seperti Bogor dan Depok semakin memperparah situasi, membuat banyak pengunjung tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti arahan juru parkir liar.
Akibatnya, mereka justru menjadi korban ketika penertiban dilakukan. Liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi pengalaman yang melelahkan dan merugikan.
Penjelasan Dishub DKI Jakarta
Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menjelaskan bahwa pengempesan ban dilakukan sebagai bentuk penertiban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan.
Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas yang saat itu berada dalam kondisi padat pasca-Lebaran. Pihak Dishub juga menyatakan bahwa sosialisasi telah dilakukan sebelumnya, termasuk imbauan agar pengunjung menggunakan kantong parkir resmi.
Beberapa lokasi parkir resmi yang disediakan antara lain area IRTI Monas, sekitar Stasiun Gambir, dan Lapangan Banteng. Petugas di lapangan disebut telah berupaya mengarahkan pengunjung ke lokasi-lokasi tersebut.
Meski begitu, kejadian ini tetap menyisakan polemik. Banyak pihak menilai perlu adanya solusi yang lebih humanis agar penertiban tidak merugikan masyarakat, terutama di momen liburan besar seperti Lebaran.
Sumber: TribunTrends.com
| Calon Polwan Dirudapaksa Oknum Polisi, Polda Jambi Lalai, Diproses Setelah Hotman Paris WA Kapolri |
|
|---|
| Lecehkan Santri Laki-laki, Syekh Ahmad Al-Misry Dilaporkan ke Polisi, Korban Trauma & Nyaris Murtad |
|
|---|
| Bayi Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Orang Tua Cekcok, Ayah Ingin ke Puncak Tapi Ibu Mau Turun |
|
|---|
| Syarat jadi Manajer Koperasi Merah Putih, Ada Dua Persyaratan Utama, Lengkap dengan Perkiraan Gaji |
|
|---|
| Ibu di Jambi Minta Keadilan Usai Cita-Cita Polwan Putrinya Hancur Gegara Dirudapaksa Oknum Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Puluhan-Ban-Mobil-di-Monas-Dikempesi-Liburan-Lebaran-Berujung-Kepanikan.jpg)