Berita Viral
Mitra MBG Batujajar Hendrik Irawan Viral Joget Terima Insentif Rp6 Juta Per Hari: Saya Berhak!
Hendrik Irawan menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial telah dipelintir sampai merugikan dirinya secara pribadi.
Editor: Amir M
Ringkasan Berita:
- Hendrik Irawan menegaskan insentif Rp6 juta yang diterimanya sah sesuai juknis MBG dan merasa tidak bersalah atas video joget viral.
- Ia melaporkan dua akun ke polisi karena konten dipelintir dan merugikan reputasinya.
- Hendrik juga menegaskan kontribusinya dalam MBG, termasuk membangun Dapur SPPG senilai Rp3,5 miliar dari dana pribadi, dan membantah tudingan memperoleh mobil dari proyek MBG.
TRIBUNTRENDS.COM - Hendrik Irawan menegaskan haknya sebagai mitra MBG setelah video dirinya berjoget viral dan menimbulkan spekulasi tentang insentif Rp6 juta yang diterimanya.
Ia menilai penerimaan insentif tersebut sah sesuai petunjuk teknis program, sehingga merasa tidak ada yang salah dengan tindakannya.
Konten yang beredar, menurut Hendrik, justru merugikan dan memicu opini negatif yang menodai citra dirinya serta program MBG.
Sebelumnya diberitakan, mitra MBG Batujajar, Hendrik Irawan, viral setelah beredar video dirinya tengah berjoget disertai keterangan dirinya menerima insentif Rp6 juta dari program MBG.
Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial telah dipelintir sampai merugikan dirinya secara pribadi.
Hendrik telah melaporkan dua akun ke Polres Cimahi lantaran dinilai menyebarkan konten tanpa izin serta melontarkan hinaan secara masif tanpa adanya bukti dan dasar.
"Saya sebagai warga biasa, hanya ingin mencari keadilan, hanya ingin mencari bahwa saya dirugikan gitu ya.
Dan hari ini ada dua akun yang saya laporkan.
Akun yang meng-up tanpa seizin saya, sudah masuk ranahnya hukum.
Yang kedua, ada Instagram yang membabi buta, mencaci maki saya tanpa dasar dan bukti," kata Hendrik dikutip dari akun miliknya di TikTok.
Ia mengapresiasi respons yang diberikan Polres Cimahi dalam menerima laporannya.
Namun, berdasarkan aturan dari pihak kepolisian, Hendrik berencana melanjutkan laporan tersebut ke Polda Jawa Barat.
Rencananya, laporan resmi akan dilayangkan pada 26 Maret 2026.
Laporan tersebut mencakup dugaan pelanggaran terkait penyebaran video tanpa izin serta pencemaran nama baik di media sosial.
Klarifikasi soal insentif Rp6 juta
Terkait insentif Rp6 juta yang menjadi sorotan, Hendrik menegaskan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis) program MBG.
Ia menyebut bahwa mitra memang berhak menerima insentif tersebut.
"Dalam juknis sudah dijelaskan bahwa mitra berhak menerima insentif Rp6 juta per hari.
Nah, si orang itu membuat narasi yang tidak baik bahwa saya joget-joget menerima uang 6 juta," katanya.
Hendrik juga menyayangkan adanya narasi yang menurutnya tidak benar, termasuk tudingan bahwa dirinya bersikap tidak pantas saat menerima insentif tersebut.
Ia menilai konten yang beredar justru memicu opini negatif dan berpotensi merusak citra program MBG.
Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan baik dan perlu dijaga keberlangsungannya.
Karena itu, ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
"Sebagai mitra hanya ingin program ini berkelanjutan, hanya ingin di mata masyarakat program ini berhasil dengan menjaga nama baiknya presiden, menjaga nama baiknya BGN.
Tapi, anda membuat opini yang tidak baik, anda membuat provokasi agar orang-orang membenci program ini," katanya.
Baca juga: Prabowo Larang MBG Dihentikan Saat Krisis, Pilih Tutup 1.000 Dapur Bermasalah Daripada Hapus Program
Hendrik diketahui merupakan mitra MBG di wilayah Batujajar.
Ia mengklaim telah berkontribusi dalam program tersebut.
Salah satunya, Hendrik membangun Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk menunjang program MBG.
Bahkan, ia mengaku telah merogoh kocek pribadi sebesar Rp3,5 miliar untuk membangun dapur tersebut tanpa dana dari pemerintah.
Ia juga diduga memiliki mobil listrik BYD dengan pelat nomor D 1213 MBG yang turut menjadi perhatian publik dalam video yang beredar.
Seorang netizen sempat mencurigai mobil tersebut diperoleh Hendrik dari hasil proyek MBG yang dikelolanya.
Namun, Hendrik langsung meluruskan tudingan tersebut.
"Kok bisa dari MBG beli mobil seharga Rp 600 juta sampai pelatnya MBG juga?" kata @farizabdz.
"Anda jangan membuat narasi fitnah loh," jawab Hendrik tegas.
Artikel dari TribunJakarta.com
Sumber: Tribunnews.com
| Korban Minta Efek Jera, LPSK Akan Ajukan Restitusi Miskinkan Para Pelaku Daycare Little Aresha |
|
|---|
| Dirut KAI Bobby Rasyidin Sebut Usulan Pemindahkan Gerbong Wanita Tidak Tepat, 'Kami Tak Membedakan' |
|
|---|
| Eks Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Dokter Kecantikan Bodong, Korban Alami Pendarahan & Infeksi |
|
|---|
| 'Nanti Nggak Balik Lagi?', Percakapan Terakhir Karyawan Kompas TV Korban Kecelakaan KRL, Ingin Cuti |
|
|---|
| Nasib Sopir Taksi Green SM yang Menjadi Permulaan Kecelakaan Beruntun & Masinis, Akan Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Hendrik-Irawan-mitra-MBG-Batujajar-viral-joget-terima-insentif-Rp6-juta.jpg)