Teman Tapi Mesra Berakhir Celaka, Rehan Tak Cuma Bawa Kapak Buat Serang Farra, Ada Sajam Lain di Tas
Rehan Mujafar tega membacok Farradhila Ayu Pramesti, mahasiswai UIN Suska yang menjadi rekannya ketika KKN karena cinta ditolak.
Editor: Febriana Nur Insani
Ringkasan Berita:
- Rehan Mujafar tega membacok Farradhila Ayu Pramesti menggunakan kapak pada Kamis (26/2/2026)
- Rehan Mujafar dan Farradhila Ayu Pramesti merupakan teman tapi mesra yang bertemu saat KKN
- Rehan Mujafar murka Farradhila Ayu Pramesti menolak cintanya
TRIBUNTRENDS.COM - Cinta ditolak kapak bertindak, itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan kisah Rehan Mujafar, mahasiswa semester VIII jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.
Rehan Mujafar tega membacok Farradhila Ayu Pramesti, mahasiswai UIN Suska yang menjadi rekannya ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kejadian mengerikan itu terjadi pada Kamis (26/2/2026) di lantai II Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau, Kota Pekanbaru, Riau.
Farra sejatinya tengah bersiap untuk menjalani seminar proposal.
Sementara pelaku ternyata cukup mempersiapkan kejahatannya.
Rehan yang bertempat tinggal di Bangkinang, Kabupaten Kampar, terlebih dahulu mengasah kapak dan parang.
Kedua senjata tajam tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tas.
Belakangan terkuak kalau Rehan merasa sakit hati lantaran Farra ingin menyudahi kedekatan mereka.
Rehan merasa hubungannya dengan Farra sudah seperti orang pacaran meskipun korban mempunyai kekasih.
Pada akhirnya ia memilih melukai Farra.
Rencanakan Sejak 2025
Penyidik kepolisian mendalami motif pembacokan yang dilakukan mahasiswa, Rehan Mujafar terhadap mahasiswi, Farradhila Ayu Pramesti (Farah), di kampus UIN Suska, Riau.
Berdasarkan keterangan dari tersangka Rehan, dia nekat membacok korban dengan kapak karena sakit hati lantaran korban mengakhiri hubungan keduanya. Sementara itu, tersangka tidak mau hubungan mereka berakhir.
Baca juga: Tengah LDR, Pacar Farra Syok Lihat Video Kekasihnya dengan Raihan, Bagaimana Bisa? Jujur Bingung
"Kami tanyakan hubungan seperti apa, tersangka menyatakan dia merasa lebih dari sekedar teman, namun korban sendiri tidak merasakan hal yang sama," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, ketika diwawancarai Kompas.com pada Sabtu (28/2/2026).
Menurut Anggi, Rehan sudah merencanakan untuk menganiaya korban sejak awal November 2025.
Bahkan, sebelum menemui korban, tersangka mengasah kapak dan parang di rumahnya di Bangkinang, Kabupaten Kampar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kolase-potret-peristiwa-pembacokan-UIN-Riau-dan-kebersamaan-pelaku-dengan-korban-sebelum-kejadian.jpg)