Berita Viral
Anggota Damkar Diteror Usai Bela Pelajar yang Tewas Dihantam Helm Oknum Brimob, Data Pribadi Bocor
Khairul Umam, Damkar yang semula menyampaikan sindiran bernuansa kemanusiaan tentang fungsi helm, kini menghadapi teror.
Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
Dalam unggahan lanjutan, ia mengaku telah dikirimi dua alamat rumah, lengkap dengan nama orang tuanya. Teror itu disebut membuatnya merinding.
Ia menuliskan bahwa unggahan tersebut sengaja ia publikasikan sebagai bentuk kewaspadaan, sekaligus agar publik mengetahui apa yang tengah ia hadapi.
Dalam tangkapan layar percakapan yang dibagikan, terlihat pesan dari nomor tak dikenal yang menyebutkan alamat rumah dan disertai kalimat bernada intimidatif, seolah mengawasi pergerakan dan keselamatan dirinya.
“Udah sampai ke sini nih, ges. Sampai ngirimin dua alamat rumah gue dan nyebutin nama umi dan bapak gue. Canggih,” tulis Khairul dalam unggahannya dikutip TribunTrends, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia mengaku sengaja mempublikasikan pesan tersebut agar menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, ancaman semacam ini tidak bisa dianggap remeh karena telah menyentuh ranah keselamatan keluarga.
Baca juga: Jenderal Listyo Mengutuk Aksi Bripda MS yang Pukul Arianto hingga Tewas, Janjikan Hukuman Setimpal
Ancaman yang Dibungkus Doa
Menariknya, pesan yang diterima Khairul Umam tidak sepenuhnya bernada kasar. Dalam tangkapan layar lain, pengirim justru menyelipkan kalimat bernuansa doa dan perhatian.
“Sehat-sehat ya, kak. Jaga diri. Semoga selalu diberi keselamatan,” demikian isi pesan yang diterimanya.
Khairul pun merespons singkat dengan ucapan terima kasih dan doa balasan.
Namun, di balik kesan sopan tersebut, ia menilai konteks pesan tetap mengandung tekanan psikologis karena dikirim bersamaan dengan data pribadi keluarganya.
Berawal dari Konten Edukasi Aplikasi
Khairul Umam kemudian mengungkap bahwa teror ini diduga berkaitan erat dengan konten yang ia buat. Beberapa waktu terakhir, ia aktif mengunggah seri konten “day 1 ngenalin fungsi app” yang membahas fitur dan potensi risiko aplikasi tertentu.
“Jadi setelah gue bikin konten ‘day 1 ngenalin fungsi app’, banyak teror yang masuk. Nah, ini salah satunya sampai ke gue,” tulisnya dalam unggahan lanjutan.
Ia menyadari bahwa membahas isu sensitif di ruang digital memang berisiko. Namun, ia tidak menyangka dampaknya bisa menjalar hingga ke keluarga yang sama sekali tidak terlibat.
Baca juga: Nasib Oknum Brimob di Maluku yang Pukul Arianto Tawakal Pakai Helm hingga Tewas, Polri Minta Maaf
Peringatan soal Keamanan Data Pribadi
Unggahan Khairul Umam pun menuai perhatian warganet. Banyak yang menyatakan dukungan sekaligus keprihatinan, sembari mengingatkan pentingnya perlindungan data pribadi di era digital.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa teror siber dapat bertransformasi menjadi ancaman nyata, terutama ketika data personal disalahgunakan.
Di tengah maraknya aktivitas digital, apa yang dialami Khairul Umam menunjukkan betapa tipisnya batas antara dunia maya dan risiko di dunia nyata.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: TribunTrends.com
| Tampang 16 Mahasiswa FH UI di Sidang Terbuka Pelecehan, Amarah Hadirin Naik, Teriaki Terduga Pelaku |
|
|---|
| Rombongan Pejabat Foto-foto di Sitinjau Lauik, Nama Arteria Dahlan Terseret, Kapolres Solok Ditegur! |
|
|---|
| Bayi 1,5 Tahun Diajak Naik Gunung Ungaran saat Cuaca Buruk Berujung Hipotermia, Ortu Cekcok di Pos 4 |
|
|---|
| Kasus Bayi Nyaris Tertukar, Perawat RSHS Bandung Hanya Disanksi Pindah Bagian, Sulit Dipidanakan? |
|
|---|
| Sumpah Berujung Penistaan! Wanita di Lebak Dipaksa Injak Al-Qur'an Gara-gara Tuduhan Bedak Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/DAMKAR-KENA-TEROR-Khairul-Umam-Damkar-yang-semula-menyampaikan-sindiran.jpg)