Rocky Gerung Berharap Ketua BEM UGM Tidak Takut Setelah Diteror: Risiko Menegakkan Demokrasi
Rocky Gerung memberi tanggapannya soal Ketua BEM UGM yang diteror imbas kritik pemerintah, harap Tiyo Ardianto tidak takut.
Editor: Febriana Nur Insani
Ringkasan Berita:
- Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM diteror setelah melontarkan kritik terhadap pemerintah
- Rocky Gerung komentari kritikan Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM kepada pemerintah
- Rocky Gerung berharap Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM tidak takut setelah diteror
TRIBUNTRENDS.COM - Sejak beberapa waktu terakhir, Tiyo Ardianto Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi buah bibir, terutama di media sosial.
Sosoknya menuai sorotan setelah melayangkan kritik tajam kepada pemerintah. Kritikan tersebut dipicu kasus miris siswa SD di Ngada, NTT yang akhiri hidup karena tak mampu membeli buku.
Kewajiban negara dalam menjamin pendidikan setiap warganya menjadi dipertanyakan. Tiyo Ardianto lantas menyentil kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang kontroversial.
Mulai dari keikutsertaan dalam Board of Peace hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setelah melontarkan kritikan itulah, Tiyo menerima teror dari nomor asing. Bentuk terornya pun beragam, ada yang menguntit, menyebar isu tidak benar, sampai ancaman pembunuhan.
Tanggapan Rocky Gerung
Pengamat politik sekaligus mantan dosen Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung memberikan analisisnya soal teror yang menimpa Tiyo Ardianto.
Rocky Gerung yakin aksi teror tidak berasal dari lingkar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi kalau dia (Tiyo) diancam, saya enggak percaya yang mengancam itu adalah presiden. Enggak mungkin Presiden Prabowo mengancam," katanya, dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official, Sabtu (21/2/2026).
Pria kelahiran 20 Januari 1959 ini kemudian menuding pihak yang meneror Tiyo berasal dari kelompok the fifth column atau koloni kelima.
Mereka memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan sendiri.
Baca juga: Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Pemerintah, Anies Baswedan Saran Polisikan: Negara Wajib Cari Tahu
Rocky pun berharap Tiyo tidak takut, ia mengingatkan hal tersebut merupakan risiko dalam menegakkan demokrasi.
"Mereka mau mengambil keuntungan dengan menyebar teror pada si ketua BEM ini. Jadi saya kira ketua BEM enggak usah takut bahwa yang dia alami itu adalah biasa dan semua orang mengambil risiko di dalam upaya untuk menegakkan demokrasi," saran Rocky Gerung.
Kritik Akademik
Rocky Gerung juga menilai pernyataan yang dikeluarkan Tiyo semata-mata berdasarkan data dan bukan dari kebencian personal terhadap Presiden Prabowo.
Ketua BEM UGM itu ingin menyampaikan pendapatnya dari kacamata seorang mahasiswa, serta tidak memiliki niatan melakukan makar.
Tiyo hanya memakai haknya dalam berdemokrasi, yakni menyampaikan pendapat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Rocky-Gerung-soal-Ketua-BEM-UGM-kritisi-pemerintah.jpg)