Dalam sejumlah momentum sebelumnya, netizen dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, hingga Singapura kerap menunjukkan dukungan kolektif melalui tagar bersama, percakapan lintas bahasa, hingga aksi nyata yang berawal dari kampanye daring.
Misalnya saat aksi unjuk rasa di Indonesia yang berujung netizen dari Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara lain melakukan aksi nyata seperti memesan makanan atau bantuan melalui aplikasi layanan ojek dan pengantaran untuk mendukung kelompok tertentu.
Pola ini mencerminkan tumbuhnya identitas regional di kalangan pengguna internet Asia Tenggara, di mana batas negara menjadi lebih cair ketika menghadapi isu yang dianggap menyentuh kepentingan atau harga diri bersama.
Dikutip dari The Diplomat, solidaritas digital seperti SEAblings bahkan kerap dibandingkan dengan gerakan regional lain di Asia yang memperlihatkan bagaimana media sosial mampu menyatukan komunitas lintas negara dalam satu narasi kolektif. (Tribun Trends/Kompas.com)