Berita Viral
Aksi Pak Ogah Tarik Rp 2.000 Terhenti, Barrier Jalan Kini Dipasang Dua Lapis
Modus pak ogah membuka-tutup barrier jalan dengan tarif Rp 2.000 akhirnya dihentikan.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM - Kelakuan Pak Ogah yang kerap melakukan pungutan liar di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, akhirnya membuat aparat turun tangan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tamansari kini melakukan penjagaan ketat di sepanjang Jalan Kunir untuk mencegah praktik serupa terulang.
Langkah ini diambil setelah beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah oknum membuka pembatas jalan atau barier demi meminta uang kepada pengendara motor. Aksi tersebut memicu keresahan karena menyebabkan antrean panjang dan memaksa pengendara membayar agar bisa melintas.
Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat untuk melakukan pengamanan bersama di lokasi tersebut.
“Personel gabungan kami turunkan untuk patroli rutin, baik siang maupun malam hari. Tujuannya agar tidak ada lagi celah bagi Pak Ogah untuk kembali beraksi,” ujar Goodman, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Harusnya Gratis, Korban Banjir Malah Diminta Bayar! Tuduhan Pungli Starlink Merajalela di Sumatera
Goodman memastikan, hingga saat ini praktik pungutan liar di Jalan Kunir sudah tidak ditemukan lagi. Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah pemasangan barier beton dua lapis agar tidak mudah digeser oleh pihak tak bertanggung jawab.
“Kami pasang kembali barier beton dua tingkat. Dengan posisi seperti ini, pembatas akan sulit dipindahkan sembarangan,” tegasnya.
Praktik Pak Ogah tersebut sebelumnya terungkap lewat unggahan video di Instagram. Dalam rekaman itu, terlihat beberapa pria membuka barier oranye dan meminta uang sebesar Rp2.000 kepada setiap pengendara motor yang ingin melintas. Banyak pengendara terpaksa membayar karena tidak ingin memutar arah lebih jauh.
Peristiwa itu terjadi di kawasan wisata Kota Tua pada Sabtu (7/2/2026). Dari video yang beredar, tampak dua pria berperan aktif, satu mengatur lalu lintas sambil membawa lampu isyarat, sementara satu lainnya menerima uang dan menggeser barier.
Baca juga: Skandal Jual Beli Kontainer! Menkeu Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai Gara-Gara Pungli Thrifting
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta langsung memasang barier permanen di lokasi. Hingga Selasa (10/2/2026), keberadaan Pak Ogah di kawasan tersebut sudah tidak terlihat.
Goodman menambahkan, para pelaku biasanya memanfaatkan kondisi lalu lintas yang padat dan kelengahan petugas untuk beraksi. “Saat macet, mereka menggeser pembatas agar kendaraan bisa masuk, lalu memanfaatkan situasi untuk meminta uang,” pungkasnya.
Sumber: TribunTrends.com
| Oknum TNI di Konawe Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Bocah SD Kabur saat Diperiksa |
|
|---|
| Sosok Dedi Kurniawan, Polisi Viral Gara-gara Isap Vape Narkoba, Ternyata Punya Daftar Dosa Panjang |
|
|---|
| Viral Polisi di Sumut Terekam Lemas Tak Berdaya, Diduga Isap Vape Narkoba, Kini Nasibnya Tragis! |
|
|---|
| Kasus Little Aresha, Sultan HB X Perintahkan Tutup Daycare Ilegal di Jogja: Emang Gak Punya Anak? |
|
|---|
| Raffi Ahmad Merasa Terpanggil Saat Datangi TKP Kecelakaan KRL Bekasi, Spontan Atas Dasar Kemanusiaan |
|
|---|