Insiden Pesawat ATR di Maros
Mencari Suara Minta Tolong: Langkah Kaki Farhan Kopilot ATR Terdeteksi Tapi Suaranya Tak Terdengar
Basarnas belum menemukan indikasi kehidupan dan masih menunggu verifikasi dari Cyber Polda Sulsel terkait jejak Farhan kopilot pesawat ATR
Editor: jonisetiawan
Ponsel Farhan memang lebih dulu ditemukan setelah pesawat ATR 42-500 menabrak lereng Gunung Bulusaraung dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu (17/1/2026).
Setelah diamankan, ponsel tersebut diserahkan kepada Dian, kekasih Farhan yang telah menjalin hubungan selama lima tahun.
Saat fitur smartwatch dibuka, data pergerakan masih terlihat. Pada Minggu pukul 6.00 WIB, tercatat sekitar 9.000 langkah kaki.
Beberapa jam kemudian, tepat pukul 10.00 WIB, jumlah itu bertambah hingga 13.000 langkah. Menurut keluarga, pergerakan langkah Farhan terdeteksi selama tiga hari terakhir.
Baca juga: HP Farhan Kopilot Pesawat ATR Masih Aktif, Misteri 13.647 Langkah di Bulusaraung Segera Terungkap?
Permohonan Keluarga: Lacak Sinyal, Turunkan Helikopter
Dengan keyakinan yang kembali menguat, keluarga Farhan mendesak agar upaya pencarian diperluas dan diperkuat.
Mereka meminta pelacakan sinyal smartwatch dilakukan secara maksimal, termasuk dengan pengerahan helikopter untuk menjangkau lokasi-lokasi yang tak mampu ditembus tim darat.
“Saya mohon sekali, tolong selamatkan Farhan. Ada tanda-tanda dari smartwatch-nya, masih terhubung dan ada pergerakan,” kata Pitri dengan suara bergetar.
Di tengah doa dan penantian, tim SAR gabungan terus melanjutkan operasi pencarian dengan melibatkan lebih dari seribu personel.
Namun, medan terjal, jurang curam, serta cuaca yang berubah cepat menjadi tantangan besar yang tak bisa diremehkan.
SAR Masih Menunggu Kepastian
Staf SAR Mission Coordinator Basarnas Makassar, Arman Amiruddin, mengaku timnya langsung melakukan penelusuran setelah mendapat kabar terkait data smartwatch tersebut.
Namun hingga saat ini, tim SAR belum menemukan tanda-tanda kehidupan dari penumpang pesawat ATR 42-500.
Bahkan, sepuluh tim SAR yang menginap di tebing-tebing curam Bulusaraung tidak mendengar adanya suara permintaan tolong dari lokasi sekitar.
Meski demikian, tim di lapangan masih menunggu hasil penyelidikan dari Cyber Polda Sulawesi Selatan untuk memastikan titik koordinat ponsel yang ditemukan, sekaligus menelusuri validitas data pergerakan tersebut.
Baca juga: Jawaban Basarnas saat Smartwatch Farhan Kopilot Pesawat ATR Terdeteksi Bergerak, Sinyal Kehidupan?
Basarnas: Tidak Ingin Berspekulasi
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan pihaknya tidak ingin berspekulasi atas informasi yang beredar.
Menurutnya, seluruh tim tetap fokus pada satu tujuan utama: menemukan para korban.
Sumber: TribunTrends.com
| Sosok Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KKP yang Pingsan saat Upacara Penghormatan Korban ATR 42-500 |
|
|---|
| Penyebab Menteri KP Sakti Wahyu Pingsan saat Upacara Penyerahan Jenazah Korban Pesawat ATR, Digotong |
|
|---|
| Langkah Kaki Kopilot Farhan Gunawan Akhirnya Terhenti, Hari Ini Dimakamkan di Gowa Sulawesi Selatan |
|
|---|
| Sosok Pilot Erik Onggeleng Kekasih Pramugari Florencia, Harusnya Menikah Malah Antar ke Pemakaman |
|
|---|
| Kenang Sosok Esther Pramugari Pesawat ATR 42-500, Paman: Pribadi Baik dan Kesayangan Ayahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Smartwatch-Farhan-Gunawan-terpantau-masih-aktif.jpg)