Breaking News:

Berita Viral

CCTV Ada, Tapi Memorinya Hilang! Kejanggalan Baru Kematian Mahasiswi UNIMA: Siapa yang Menghapus?

Fakta baru kasus mahasiswi UNIMA, rekaman CCTV di kos Evia telah diamankan penyidik, namun satu unit tidak menyimpan rekaman apa pun

Tayang:
Editor: jonisetiawan
Istimewa/Threads
DOSEN UNIMA VIRAL - Kematian Evia Maria Mangolo mahasiswi UNIMA viral karena dugaan pelecehan seksual oleh seorang dosen. 

Niczem Alfa Wengen, selaku kuasa hukum keluarga, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan penyidik terkait waktu pemeriksaan.

"Kami tadi koordinasi dengan pihak Polda Sulut, kapan akan membawa ayah dan ibu korban serta saksi lainnya dan tim penyidik mengatakan, kalau bisa secepatnya," kata dia.

Ia menyebutkan, pihak keluarga berencana membawa ayah dan ibu Evia ke Polda Sulut pada Rabu (7/1/2026) pagi.

Selain orang tua korban, turut dihadirkan saksi yang mengaku melihat langsung Evia naik ke mobil dosen berinisial DM.

Datangi Polda Sulut, Keluarga Serahkan Bukti Tambahan

Pada hari yang sama, tim kuasa hukum bersama keluarga korban mendatangi Polda Sulut untuk menyerahkan sejumlah bukti baru.

Berdasarkan pantauan, mereka sempat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebelum bergerak ke bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Niczem Alfa Wengen menegaskan bahwa kedatangan mereka bertujuan memperkuat proses penyelidikan dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen Unima berinisial DM.

"Ini sebagai bahan tambahan bagi penyidik untuk mengambil keterangan pada saksi - saksi," katanya.

Bukti Chatting hingga Dugaan Pengelakan Terduga Pelaku

Ia mengungkapkan bahwa salah satu bukti yang diserahkan berupa percakapan dalam grup pesan singkat, di mana almarhum Evia sempat mengungkapkan dugaan pelecehan yang dialaminya.

Bukti-bukti tersebut diajukan bukan hanya untuk mendukung penyelidikan, tetapi juga karena pihak terduga disebut masih membantah tuduhan tersebut.

"Terinformasi DM masih mengelak," katanya.

Kuasa hukum menegaskan bahwa pihak keluarga bertekad mengawal kasus ini hingga tuntas demi memperoleh keadilan bagi korban.

Baca juga: Misteri Kematian Mahasiswi UNIMA, Polisi Temukan Alat Gantung Diri, Keluarga Temukan Bukti Pelecehan

Bukti Juga Diserahkan ke Rektorat Unima

Selain ke kepolisian, tim kuasa hukum keluarga Evia juga telah menyerahkan bukti dugaan pelecehan kepada pihak Rektorat Universitas Negeri Manado dan Satgas PPKPT kampus, Senin (5/1/2026).

Niczem menyebutkan bahwa laporan tersebut diterima dengan baik oleh pihak kampus.

"Kami bawa laporan bukti pelecehan," katanya.

Halaman 2/3
Tags:
Evia Maria MangoloUNIMACCTV
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved