Berita Viral
CCTV Ada, Tapi Memorinya Hilang! Kejanggalan Baru Kematian Mahasiswi UNIMA: Siapa yang Menghapus?
Fakta baru kasus mahasiswi UNIMA, rekaman CCTV di kos Evia telah diamankan penyidik, namun satu unit tidak menyimpan rekaman apa pun
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Rekaman CCTV di kos Evia telah diamankan penyidik, namun satu unit tidak menyimpan rekaman apa pun
- Orang tua Evia dijadwalkan memberikan keterangan ke Polda Sulut, bersama saksi yang melihat korban naik mobil dosen berinisial DM
- Tim kuasa hukum menyerahkan bukti dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen DM ke Polda Sulut dan Rektorat Unima
TRIBUNTRENDS.COM - Pengusutan kematian Antoineta Evia Maria Mangolo, mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) yang ditemukan tewas secara tidak wajar di tempat kosnya di Kota Tomohon, terus mengungkap lapisan demi lapisan kejanggalan.
Terbaru, kuasa hukum keluarga menyebutkan bahwa rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kos telah diamankan oleh aparat kepolisian.
Namun, alih-alih menjernihkan persoalan, keberadaan CCTV justru memunculkan tanda tanya baru yang membuat keluarga korban semakin gelisah.
Baca juga: Polisi Terima Bukti Baru Pelecehan Mahasiswi UNIMA, Saatnya Dosen DM Berhenti Mengelak: Ada Video
CCTV Diamankan, Tapi Memori Hilang
Kuasa hukum keluarga Evia menyampaikan bahwa berdasarkan koordinasi dengan pihak kepolisian, CCTV yang terpasang di lokasi kos sudah berada dalam penguasaan penyidik.
"Dari koordinasi kami dengan Kasat reskrim Polres Tomohon, CCTV sudah diamankan penyidik Polda dan penyidik Polres Tomohon," kata dia di Polda Sulut, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa terdapat dua unit CCTV di area kos tersebut. Namun, salah satunya tidak dapat digunakan karena tidak menyimpan rekaman apa pun.
"Memorinya tidak ada," katanya.
Kondisi ini memicu kecurigaan pihak keluarga, terlebih karena muncul perbedaan keterangan antara tuan kos dan aparat kepolisian.
Keterangan Tuan Kos dan Polisi Berseberangan
Pihak keluarga menilai ada kejanggalan serius terkait keberadaan memori CCTV tersebut.
Pasalnya, sebelumnya tuan kos menyampaikan bahwa memori CCTV telah diserahkan kepada pihak kepolisian.
Namun pernyataan tersebut tidak sejalan dengan penjelasan dari Polres Tomohon.
"Mereka katakan tidak pernah menerima," katanya.
Perbedaan keterangan ini menambah daftar pertanyaan besar dalam kasus kematian Evia yang hingga kini masih diselimuti misteri.
Baca juga: Dosen UNIMA Tak Bisa Mengelak! Keluarga Evia Maria Pegang Video Rahasia, Pergerakan Pelaku Terekam!
Ayah dan Ibu Korban Siap Bersaksi
Tak berhenti di situ, kuasa hukum keluarga Evia menyatakan kesiapannya menghadirkan orang tua korban untuk memberikan keterangan langsung kepada penyidik Polda Sulut.
Sumber: TribunTrends.com
| Hal Tak Masuk Akal di Pembunuhan Anak Maman Suherman, Kriminolog Ungkap Keanehan: Sulit Memahaminya |
|
|---|
| Usut Kematian Evia Maria Mangolo, Keterangan Pemilik Kos Janggal, Beda dengan yang Diungkap Polisi |
|
|---|
| Santai Diroasting Pandji Pragiwaksono, Gibran Balas dengan Pamer Pencapaian: Apresiasi pada Seniman |
|
|---|
| Memori CCTV Perkuat Kejanggalan Kematian Evia Maria Mahasiswi UNIMA, Ucapan Tuan Kos & Polisi Beda |
|
|---|
| 'Aku Tahu Perbuatanku Salah', Anrez Adelio Sudah Bertemu Keluarga Icel, Akan Buat Klarifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Kematian-Evia-Maria-Mangolo-mahasiswi-UNIMA-viral-usai-munculnya-surat.jpg)