Reshuffle Kabinet Prabowo
Isu Prabowo Reshuffle Kabinet Hari Ini, Daftar Nama Pejabat Diduga Diganti, Ada yang Isi Pos Baru
Presiden Prabowo Subianto kabarnya akan menggelar reshuffle pada Senin (27/4/2026), daftar nama yang disebut-sebut akan mengisi jabatan baru.
Editor: ninda iswara
Ringkasan Berita:
TRIBUNTRENDS.COM - Sejak pekan lalu, isu mengenai rencana Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet kembali mencuat ke publik.
Kabar ini berkembang cepat dan menjadi perbincangan di berbagai kalangan politik.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa langkah perombakan itu kemungkinan akan segera dilakukan.
Bahkan, beredar informasi bahwa reshuffle yang disiapkan bersifat “terbatas”.
Meski demikian, belum ada pernyataan resmi yang merinci waktu pelaksanaannya.
Spekulasi pun terus bermunculan mengenai siapa saja yang akan terdampak.
Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Idrus Marham Bahas Kinerja: yang Tak Produktif Harus Diganti
Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), menguatkan isu tersebut.
Disebutkan bahwa beberapa posisi strategis tengah menjadi sorotan.
Kursi pejabat negara setingkat menteri hingga kepala lembaga dikabarkan masuk dalam daftar evaluasi.
Situasi ini semakin menegaskan bahwa dinamika di dalam kabinet masih terus bergerak.
Siapa saja?
- Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.
- Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.
- Qodari dipercaya akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo yakni soal komunikasi publik.
- Pos lainnya Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).
- Mantan Kepala PCO/Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi kabarnya juga akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Tribunnews.com telah menghubungi Muhammad Qodari pagi ini melalui pesan WhatsApp.
"Mohon doa yang terbaik," tulis Qodari diakhiri emoji senyum.
Selasa 23 April, Presiden Prabowo melakukan pertemuan empat mata dengan Luhut Binsar Panjaitan.
Setelah itu Prabowo juga memanggil Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ke istana.
Pertemuan ini ditafsirkan sebagai tanda awal penataan ulang susunan kabinet Merah Putih.
Seskab: Tunggu Saja!
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Dia hanya menjawab singkat mengenai isu tersebut.
“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.
“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” katanya.
Baca juga: 3 Kriteria Menteri Diprediksi Bakal Didepak Prabowo, Isu Reshuffle Mencuat, soal Kinerja & Soliditas
Sinyal 'keras' dari Golkar
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, menegaskan bahwa reshuffle harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kinerja pemerintahan, termasuk mengganti menteri yang dinilai tidak produktif.
"Menteri-menteri yang tidak produktif harus diganti, siapapun dia," kata Idrus kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Menurut Idrus, isu reshuffle tidak boleh direduksi hanya sebagai pergantian figur semata.
Lebih dari itu, reshuffle merupakan instrumen penting dalam sistem pemerintahan presidensial untuk memastikan efektivitas kabinet dalam menjalankan agenda negara.
Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi pemerintahan saat ini bukan terletak pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, melainkan pada implementasi kebijakan di tingkat kementerian.
"Tidaklah bijaksana apabila secara serta-merta muncul suara-suara yang meminta presiden turun. Masalahnya bukan pada presiden tetapi pada pembantu-pembantunya," ucapnya.
Sudah Tiga Kali Reshuffle
Presiden Prabowo Subianto telah melakukan perombakan kabinet sebanyak tiga kali sejak menjabat pada Oktober 2024.
- Reshuffle Pertama (19 Februari 2025) : Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto.
- Reshuffle Kedua (8 September 2025) : Perubahan sejumlah posisi menteri dan wakil menteri, termasuk pengisian jabatan yang kosong.
- Reshuffle Ketiga (17 September 2025) : Erick Thohir digeser menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
(TribunTrends/Tribunnews)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: Tribunnews.com
| Isu Prabowo Reshuffle Kabinet Hari Ini, Daftar Nama Pejabat Diduga Diganti, Ada yang Isi Pos Baru |
|
|---|
| Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Idrus Marham Bahas Kinerja: yang Tak Produktif Harus Diganti |
|
|---|
| 3 Kriteria Menteri Diprediksi Bakal Didepak Prabowo, Isu Reshuffle Mencuat, soal Kinerja & Soliditas |
|
|---|
| Prabowo Bakal Kembali Reshuffle Kabinet? Seskab Teddy Bocorkan: Nanti Bapak Presiden yang Ceritakan |
|
|---|
| Bocoran 7 Menteri Dikabarkan Kena Reshuffle Prabowo, 5 Nama Diisukan Masuk Bursa, Bahlil Tak Diganti |
|
|---|