Breaking News:

Tak Gentar Dikeroyok Amerika Serikat dan Israel, Iran Serukan Balas Dendam: Perang Umat Muslim!

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyebut pembunuhan Khamenei sebagai “deklarasi perang terhadap umat Muslim” dan berjanji akan membalas.

Tayang:
Editor: Amir M
Instagram/@khamenei.english_
AYATOLLAH ALI KHAMENEI TEWAS - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam seranganyang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Iran tak gentar dan serukan balas dendam pasca kematian Khamenei akibat serangan AS-Israel
  • Serangan militer balasan dilakukan Garda Revolusi Iran terhadap kapal dan pangkalan militer AS di Teluk
  • Eskalasi meningkatkan risiko konflik, mengganggu pelayaran internasional, dan memicu krisis energi

TRIBUNTRENDS.COM – Pasca serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (28/2/2026), Iran tak gentar dan menegaskan balas dendam akan dijalankan.

Garda Revolusi Iran langsung menyerang sasaran militer AS di Teluk, sambil mengancam respons lebih luas terhadap agresor.

Ketegangan ini menandai eskalasi serius yang mengancam stabilitas regional dan global, berikut 15 fakta selengkapnya.

1. Iran serang kapal Induk USS Abraham Lincoln

Korps Garda Revolusi Islam Iran pada Minggu mengeklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, di wilayah Teluk.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah, Iran menyebut kapal induk tersebut “dihantam empat rudal balistik”.

Serangan itu diklaim sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menewaskan pemimpin tertinggi Iran.

“Darat dan laut akan semakin menjadi kuburan bagi para agresor,” demikian pernyataan Garda Revolusi Iran, dikutip dari AFP.

Hingga kini, belum ada konfirmasi independen dari pihak Amerika Serikat terkait klaim tersebut.

2. Kapal di dekat Hormuz terbakar

Di tempat lain, sebuah kapal yang berlayar di lepas pantai Uni Emirat Arab, dekat Selat Hormuz, dilaporkan mengalami kebakaran setelah terkena proyektil tak dikenal, Minggu (1/3/2026).

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), menyatakan insiden terjadi sekitar 17 mil laut di barat laut Mina Saqr.

“Petugas keamanan perusahaan melaporkan bahwa kapal tersebut terkena proyektil tak dikenal yang menyebabkan kebakaran. Api telah berhasil dipadamkan dan kapal berencana melanjutkan pelayaran. Otoritas saat ini sedang melakukan penyelidikan,” demikian pernyataan UKMTO.

Iran memblokir Selat Hormuz sebagai respons keamanan atas serangan atau ancaman militer dari AS dan Israel.

Mereka menjadikan jalur vital yang melintasi 20-30 persen pasokan minyak dunia ini sebagai alat tekanan geopolitik.

Efeknya adalah lonjakan harga minyak global, potensi krisis energi, gangguan pelayaran internasional, dan peningkatan risiko militer di Teluk. 

3. Seruan “berlindung di tempat” hingga pembatasan perjalanan

Pemerintah Inggris melalui Kementerian Luar Negeri pada Minggu meminta warganya di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk “berlindung di tempat” atau shelter in place.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Tags:
perang IranIranAli Khamenei tewasAli KhameneiAmerika SerikatIsraelMasoud Pezeshkian
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved