Breaking News:

Ramai Parpol Serukan Prabowo 2 Periode Tapi Tak Sepaket dengan Gibran, Ini Alasan Wapres 'Ditendang'

Seruan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat kepala negara selama dua periode sudah ramai digaungkan, tapi tanpa Gibran

Editor: Galuh Palupi
Dok. UGM
PRABOWO-GIBRAN - 

Ringkasan Berita:
  • Partai politik ramai serukan agar Prabowo dua periode, tapi tidak sepaket dengan Gibran
  • Pengamat mengungkap pandangannya mengapa parpol enggan membawa Gibran untuk maju lagi sebagai wakil presiden

 

TRIBUNTRENDS.COM - Seruan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat kepala negara selama dua periode sudah ramai digaungkan sejumlah partai politik meski belum ada dua tahun ia menjabat.

Namun dari partai-partai yang telah memberikan dukungan, belum ada yang secara terbuka Kembali mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden berduet lagi dengan Prabowo.

Lantas mengapa partai politik serasa enggan membawa Gibran menjadi wapres Kembali di masa pemerintahan 2029-2034 mendatang?

Mengutip dari Kompas.com, peneliti senior Bidang Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional Lili Romli menyebut wajar jika Parpol ingin Prabowo menjabat dua periode.

Ia berpandangan, partai-partai tersebut merasa tidak enak jika tidak kembali memberikan dukungan, terlebih mereka adalah bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo. 

PIDATO PRESIDEN PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto berpidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Ia sempat bahas tanaman sawit.
PIDATO PRESIDEN PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto berpidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Ia sempat bahas tanaman sawit. (YouTube Sekretariat Presiden)

“Sebagai bagian koalisi tentu ketika Prabowo maju kembali, tentu akan memberikan dukungan kembali karena merasa ewuh pakewuh atau tidak enak,” ucap Lili saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Pujian Pandji Pragiwaksono Pada Wapres Gibran Usai Nggak Baper Meski Fisik Diroasting di Mens Rea

Tak hanya itu, status Prabowo sebagai petahana dengan tingkat popularitas tinggi menjadi daya Tarik tersendiri.

Prabowo dinilai punya peluang besar pada kontestasi mendatang.

“Sementara jika mendukung calon lain belum tentu menang. Sebagai petahana, kecenderungan untuk menang tinggi dibandingkan bukan petahana,” kata dia. 

Kemudian, partai-partai pendukung juga tidak memiliki figur calon presiden yang popularitasnya sebanding dengan Prabowo, sehingga khawatir blunder apabila memaksakan memajukan calon sendiri. 

Alasan Gibran tak otomatis didukung Sementara itu, Lili menilai ada beberapa faktor yang membuat partai-partai enggan mendukung duet Prabowo dan Gibran pada Pilpres 2029. 

Salah satu alasannya karena kontroversi pencalonan Gibran sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 yang masih melekat menjadi pertimbangan utama partai. 

"Tampaknya para parpol tersebut tidak mau lagi ada cawapres yang kontroversial karena bisa merugikan elektabilitas partainya,” ujar Lili.

Alasan lainnya terkait kinerja Gibran juga kerap mendapat citra negatif di mata publik. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
PrabowoGibranWapres
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved