Breaking News:

Sekolah Kedinasan 2025

Persiapkan Diri! Selesksi Kebugaran Jasmani Sekolah Kedinasan 2025 Segera Digelar, Ini Materinya

Para peserta atau calon taruna dan taruni wajib mempersiapkan diri, seleksi kebugaran jasmani sekolah kedinasan 2025 akan segera digelar

Gemini AI
ILUSTRASI TARUNA OLAHRAGA - Para peserta atau calon taruna dan taruni wajib mempersiapkan diri, seleksi kebugaran jasmani sekolah kedinasan 2025 akan segera digelar 

Para peserta atau calon taruna dan taruni wajib mempersiapkan diri, seleksi kebugaran jasmani sekolah kedinasan 2025 akan segera digelar

TRIBUNTRENDS.COM - Seleksi kebugaran jasmani Sekolah Kedinasan 2025 akan segera digelar.

Para calon taruna dan taruni wajib mempersiapkan diri agar bisa lolos.

Dalam artikel ini terdapat materi yang bisa dipelajari peserta seleksi.

Baca juga: Jadwal Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Sekolah Kedinasan IPDN 2025, Ini Cara Lihatnya

Seleksi sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2025 kini tengah memasuki tahap penting.

Setelah melewati rangkaian seleksi awal, para peserta Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni (SIPENCATAR) jalur Pola Pembibitan (Polbit) akan segera menghadapi ujian yang kerap menjadi momok, yakni tes fisik.

Pendaftaran SIPENCATAR sendiri sudah berlangsung sejak Juni 2025.

Rangkaian seleksi dimulai dari seleksi administrasi yang dijadwalkan pada 29 Juni–21 Juli 2025.

SEKOLAH KEDINASAN -
SEKOLAH KEDINASAN - Para peserta atau calon taruna dan taruni wajib mempersiapkan diri, seleksi kebugaran jasmani sekolah kedinasan 2025 akan segera digelar (Ilustrated by AI)

Setelah itu, peserta melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar pada 11–26 Agustus 2025.

Apabila tidak ada perubahan jadwal, tes fisik akan diselenggarakan pada periode September–Oktober 2025.

Pada tahap ini, calon taruna dan taruni dituntut tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kondisi tubuh yang sehat, bugar, dan prima.

Tes fisik bukan satu-satunya ujian yang akan dilalui.

Setelah melewati SKD, peserta juga harus mengikuti serangkaian tahapan lain, antara lain:

  • Tes kesehatan dan psikotes untuk mengukur kondisi medis serta stabilitas kejiwaan.

  • Tes Kebugaran Jasmani Transportasi yang dirancang khusus untuk menguji ketahanan dan kelincahan fisik sesuai kebutuhan di sektor transportasi.

  • Wawancara serta performance test guna menilai kepribadian, kemampuan komunikasi, dan kesiapan mental.

  • Penilaian prestasi sebagai bentuk penghargaan terhadap rekam jejak akademik maupun non-akademik peserta.

Setiap tahapan seleksi memiliki bobot penilaian yang berbeda, sehingga peserta perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, bukan hanya fokus pada satu aspek saja.

Sesuai dengan jadwal resmi, hasil akhir kelulusan SIPENCATAR Kemenhub 2025 akan diumumkan pada bulan Oktober 2025.

Hanya peserta yang lolos di seluruh tahap dengan nilai memadai yang berhak melanjutkan pendidikan sebagai taruna/taruni sekolah kedinasan Kemenhub.

Berikut tahapan lengkap penerimaan SIPENCATAR 2025:

Seleksi Tahap I

  • Pendaftaran: 29 Juni-18 Juli 2025
  • Seleksi Administrasi: Juli-Agustus 2025

Seleksi Tahap II

  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Juli-Agustus 2025

Seleksi Tahap III

  • Tes Kesehatan: September 2025
  • Psikotes: September 2025

Seleksi Tahap IV

  • Tes Kebugaran Jasmani Transportasi: September-Oktober 2025
  • Wawancara dan Performance Test: September-Oktober 2025
  • Penilaian Prestasi: September-Oktober 2025

Pengumuman Kelulusan Akhir: Oktober 2025

Rincian Tes Fisik SIPENCATAR 2025

3 olahraga yang ampuh kurangi nyeri haid.
Para peserta atau calon taruna dan taruni wajib mempersiapkan diri, seleksi kebugaran jasmani sekolah kedinasan 2025 akan segera digelar. (iStock)

Salah satu langkah yang bisa ditempuh calon peserta SIPENCATAR 2025 adalah membiasakan diri dengan latihan tes fisik.

Hal ini penting dilakukan karena mempersiapkan diri untuk tes tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang agar mampu mencapai standar yang telah ditentukan.

Tes fisik pada SIPENCATAR 2025 dikenal juga dengan istilah tes kebugaran jasmani transportasi.

Dalam pelaksanaannya, tes ini terbagi menjadi tiga kategori, yakni Tes Fungsi Aerobik, Tes Fungsi Muskuloskeletal, serta Tes Mobilitas dan Keseimbangan.

Tes Fungsi Aerobik berfokus pada pengukuran kinerja sistem pernapasan dan peredaran darah (jantung-paru) ketika melakukan aktivitas fisik.

Halaman 1/2
Tags:
sekolah kedinasantarunaseleksi kebugaran jasmani
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved