Breaking News:

Politik Viral

Menag Tanggapi Kritik Sapi Kurban Rp100 Miliar Prabowo: Targetnya Tak Boleh Ada yang Kelaparan!

Menag buka suara soal sapi kurban Prabowo berasal dari APBN, tegaskan tujuan Idul Adha adalah memastikan tidak ada masyarakat yang kelaparan

Tayang:
Editor: jonisetiawan
Tribunnews/Fahdi Fahlevi
MENTERI AGAMA - Menteri Agama Nasaruddin Umar ikut buka suara soal sapi kurban Prabowo berasal dari APBN, tegaskan tujuan Idul Adha adalah memastikan tidak ada masyarakat yang kelaparan. 

Ringkasan Berita:
  • Menag menegaskan tujuan Idul Adha adalah memastikan tidak ada masyarakat yang kelaparan
  • Polemik anggaran Rp 100 miliar untuk 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo ditanggapi sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat merayakan Idul Adha
  • Pemerintah menegaskan sapi kurban tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Presiden, melainkan sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat

 

TRIBUNTRENDS.COM - Perbincangan mengenai anggaran hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto yang disebut mencapai Rp 100 miliar untuk 1.098 ekor sapi terus bergulir di tengah masyarakat.

Nilai yang fantastis itu memantik beragam respons publik, mulai dari dukungan hingga kritik di media sosial. 

Namun di balik polemik tersebut, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa esensi Idul Adha sejatinya bukan terletak pada besarnya angka, melainkan pada bagaimana daging kurban dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Berbicara di Masjid Istiqlal pada Kamis, Nasaruddin menilai bahwa pemberian hewan kurban oleh Presiden tidak perlu dipersoalkan selama tujuannya untuk membantu masyarakat luas dan memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan pada hari raya.

Baca juga: Gerindra Soal Sapi Kurban Prabowo Habiskan Rp100 Miliar APBN, Tolak Tuduhan Hamburkan Uang Rakyat

Menag: Idul Adha Mengajarkan Kepedulian Sosial

Menurut Nasaruddin, semangat Idul Adha memiliki makna sosial yang sangat kuat, sama seperti Idul Fitri yang identik dengan zakat fitrah.

Ia menekankan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan agar tidak ada seorang pun yang mengalami kelaparan di hari besar keagamaan.

"Kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain itu enggak ada masalah ya. Kita tujuannya Idul Kurban itu sama dengan Idul Fitri, kata Rasulullah SAW tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan, pada hari raya," ujar Nasaruddin, di Masjid Istiqlal, Kamis.

Ia menjelaskan, zakat fitrah pada Idul Fitri bertujuan memastikan masyarakat dapat menikmati makanan pokok, sementara Idul Adha menjadi momentum berbagi protein hewani kepada seluruh lapisan masyarakat melalui daging kurban.

"Untuk Idul Adha pasangannya adalah protein hewani. Diharapkan pada bulan-bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengonsumsi daging," ujar dia.

PRABOWO KURBAN 2026 - Presiden Prabowo Hadiri Pernikahan El Rumi–Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani.
PRABOWO KURBAN 2026 - Menteri Agama buka suara soal sapi kurban Prabowo berasal dari APBN, tegaskan tujuan Idul Adha adalah memastikan tidak ada masyarakat yang kelaparan. (Grid.id/Ragillita Desyaningrum)

Daging Kurban untuk Semua, Tanpa Memandang Agama

Nasaruddin juga menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dalam ibadah kurban tidak dibatasi sekat agama ataupun golongan. Menurutnya, siapa pun yang membutuhkan berhak menerima bantuan daging kurban.

Ia bahkan menyinggung hadis Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan kepedulian kepada siapa saja yang mengalami kelaparan, termasuk mereka yang berbeda keyakinan.

"Yang siapapun membutuhkan, itu ada hadis nabi, ada seorang perempuan yahudi kelaparan pada hari itu kata Rasulullah tidak boleh ada yang kelaparan. Apapun agamanya, ambillah," kata dia.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Idul Adha bukan hanya menjadi simbol ibadah umat Islam, tetapi juga momentum solidaritas sosial dan kemanusiaan yang menjangkau seluruh masyarakat.

Baca juga: Sapi Kurban Prabowo Habiskan APBN Rp100 Miliar, Menkeu Purbaya Malah Syok dan Mengaku Tak Tahu

Pemerintah Sebut Program Kurban Presiden Sudah Berjalan Sejak Lama

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa penyaluran sapi kurban Presiden kepada masyarakat merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres) yang telah berjalan dari tahun ke tahun.

Halaman 1/2
Tags:
PrabowokurbanMenag
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved