Berita Viral
Masinis KA Argo Bromo Anggrek Syok, Duga Sinyal Eror Penyebab Kecelakaan: Harusnya Maksimal Kuning
Masinis KA Argo Bromo Anggrek, Noviandi, masih syok setelah terjadinya kecelakaan, sinyal yang tiba-tiba berubah merah seharusnya tak terjadi.
Editor: ninda iswara
Ringkasan Berita:
- Masinis KA Argo Bromo Anggrek, Noviandi, mengaku masih syok setelah terjadinya kecelakaan di Stasiun Bekasi TImur
- Noviandi menduga kecelakaan ini dipicu sinyal yang eror karena mendadak berganti merah setelah sebelumnya masih hijau
- Ia menyebut kondisi sinyal yang tiba-tiba berubah menjadi merah sebagai hal yang tidak semestinya terjadi
TRIBUNTRENDS.COM - Masinis KA Argo Bromo Anggrek, Noviandi, masih diliputi rasa syok setelah insiden tabrakan dengan KRL di sekitar Stasiun Bekasi Timur.
Di tengah kondisi mental yang belum stabil, perhatiannya justru tertuju pada keselamatan penumpang KRL yang mengalami dampak paling parah.
Peristiwa tersebut sempat terekam dalam siaran langsung kanal YouTube Trainspotter ID dari dalam kereta.
Setelah berhasil keluar dari rangkaian, Novi terlihat berkomunikasi dengan penumpang yang menanyakan situasi di lokasi kejadian.
“Ya, untuk sementara aman sih,” ujarnya saat memastikan kondisi pascakecelakaan.
Meski begitu, ia mengakui bahwa dirinya masih diliputi rasa terguncang akibat insiden tersebut.
Baca juga: Mengira Sudah Meninggal, Sausan Selamat dari Tabrakan KA, Badan Tertumpuk: Terlalu Menyeramkan
Novi juga mengungkapkan bahwa kondisi penumpang KRL terus menjadi hal utama yang ia pikirkan.
“Sama, kalau syok saya juga… Alhamdulillah (selamat), cuma yang penumpang KRL yang paling belakang itu ,” katanya.
Dalam percakapan itu, ia menjelaskan proses evakuasi telah dilakukan dengan arahan petugas di lapangan.
Para penumpang pun diminta untuk segera menuju area atas stasiun sebagai titik aman yang telah ditentukan.
“Evakuasinya ke atas, tapi koordinasi sama pihak stasiunnya ya… sebenarnya ke atas aja sih langsung, di titik evakuasinya kan ini di atas,” jelasnya.
Terkait penyebab kejadian, Novi menduga adanya gangguan pada sistem persinyalan.
Ia menyebut kondisi sinyal yang tiba-tiba berubah menjadi merah sebagai hal yang tidak semestinya terjadi.
“Enggak miss komunikasi kayaknya, ini ada sinyalnya ada yang error,” ungkapnya.
Menurut Novi, berdasarkan prosedur normal, perubahan sinyal dari hijau tidak seharusnya langsung menjadi merah secara tiba-tiba.
Sumber: Tribunnews.com
| 1.720 SPPG Ditutup Sementara, Tetap Dapat Insentif Rp 6 Juta Per Hari, untuk Urus Berbagai Kebutuhan |
|
|---|
| Momen Sausan Selamat dari Kecelakaan Kereta Api Bekasi, Tabrakan Terjadi Usai Dirinya Buka Puasa |
|
|---|
| Nasib Sopir Taksi Green SM yang Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Kereta Api Bekasi, Kini Diamankan |
|
|---|
| Detik-detik KRL Tertabrak KAJJ Argo Bromo, Penumpang Panik Listik Tiba-tiba Mati, Hantaman Kencang |
|
|---|
| Postingan Terakhir Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Tulis Doa untuk Ultah Suaminya 'I Love You More' |
|
|---|