Breaking News:

Ekonom Sarankan MBG dan Kopdes Ditinjau Ulang, 'Bunuh' Usaha Warga, Sentil Prabowo: Banyak Mendengar

Ekonom FEB UNS Mulyanto, sampaikan kritik soal program MBG dan Kopdes Merah Putih, berpotensi matikan usaha warga, minta Prabowo dengarkan.

|
Editor: ninda iswara
Instagram @presidenrepublikindonesia
KRITIK MBG dan Kopdes - Ekonom FEB UNS Mulyanto, sampaikan kritik soal program MBG dan Kopdes Merah Putih, berpotensi matikan usaha warga, minta Prabowo dengarkan. 

Ringkasan Berita:
  • Ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Mulyanto, sampaikan kritik soal program MBG dan Kopdes Merah Putih
  • Menurut Mulyanto, pemerintah perlu lebih terbuka untuk mengevaluasi berbagai kebijakan besar di tengah tekanan ekonomi saat ini
  • Mulyanto meminta Prabowo lebih banyak mendengar warga karena dua programnya dikhawatirkan akan mematikan usaha kecil warga

TRIBUNTRENDS.COM - Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Mulyanto, menilai pemerintah perlu lebih terbuka untuk mengevaluasi berbagai kebijakan besar di tengah tekanan ekonomi saat ini.

Ia menyoroti kondisi yang semakin kompleks, mulai dari kenaikan harga BBM dan LPG hingga dinamika geopolitik global yang ikut memengaruhi stabilitas ekonomi.

Menurutnya, situasi tersebut menuntut adanya peninjauan ulang terhadap sejumlah program prioritas agar tetap relevan dengan kondisi lapangan.

Mulyanto juga menekankan pentingnya perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap berbagai masukan dari publik.

Ia menilai aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan penting dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Baca juga: Kepala BGN Klaim jadi Lembaga Kekuatan Besar, MBG Bawa Efek Domino, Putaran Ekonomi Triliunan Rupiah

Beberapa program yang menjadi sorotan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga pengelolaan dana besar melalui Danantara.

Selain itu, ia juga menyinggung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dinilai perlu dikaji lebih mendalam.

Mulyanto menegaskan bahwa evaluasi bukan berarti menolak program, melainkan memastikan efektivitasnya di lapangan.

“Saya kira Pak Prabowo harus mulai mendengar. Program-program besar itu perlu ditinjau ulang,” ujar Mulyanto dalam dialog Overview Tribunnews, Rabu (22/4/2026).Dengan demikian, ia berharap kebijakan pemerintah dapat lebih adaptif terhadap tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Soroti Program Besar Dilaksanakan Serentak

Wakil Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Surakarta itu menilai, pelaksanaan program secara serentak di seluruh wilayah berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama jika tidak didahului uji coba di daerah yang dinilai siap.

Ia menyarankan agar pemerintah menerapkan skema bertahap dengan melakukan pilot project di kawasan yang prospektif sebelum diperluas ke daerah lain.

Koperasi Merah Putih misalnya. Menurut Mulyanto, pembangunan infrastruktur program tanpa diiringi aktivitas yang jelas justru berisiko tidak efektif.

“Jangan sampai bangunan sudah ada, tetapi aktivitasnya belum berjalan,” katanya.

Lebih lanjut, Mulyanto mengingatkan bahwa program pemerintah berpotensi menimbulkan persaingan dengan pelaku usaha lokal yang telah lebih dulu ada, seperti koperasi desa maupun BUMDes.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dikhawatirkan dapat mematikan usaha kecil di sekitar lokasi program.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
MBGPrabowoKoperasi Merah Putih
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved