Iran vs AS
Aliansi Mahasiswa UI Ultimatum 3x24 Jam ke Prabowo: Keluar dari BoP atau Hadapi Murka Rakyat!
Aliansi mahasiswa di UI mengirim surat kepada Prabowo untuk mendesak Indonesia keluar dari forum BoP yang digagas Donald Trump.
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Mahasiswa UI desak Prabowo keluar dari Board of Peace
- Mahasiswa menilai keputusan Indonesia bergabung dengan BoP dan rencana pengerahan International Stabilization Force (ISF) ke Gaza Strip tidak sejalan dengan prinsip anti-penjajahan
- Aliansi mahasiswa memberikan ultimatum 3×24 jam kepada pemerintah untuk menanggapi tuntutan mereka
TRIBUNTRENDS.COM - Gelombang kritik terhadap kebijakan luar negeri pemerintah kembali muncul dari kalangan kampus. Kali ini, Aliansi mahasiswa dari Universitas Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menarik Indonesia dari forum internasional Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Donald Trump.
Aliansi mahasiswa menilai keputusan Indonesia bergabung dalam forum tersebut telah melampaui batas dan berpotensi bertentangan dengan prinsip dasar negara yang menolak segala bentuk penjajahan sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.
Menurut mereka, langkah pemerintah bergabung dengan forum yang tidak melibatkan Palestina dinilai sebagai tindakan yang bertentangan dengan komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa tersebut.
Untuk menyampaikan sikap tersebut, perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UI mengirimkan surat resmi kepada Presiden.
Baca juga: PAN Dukung Misi Perdamaian Iran-AS, Zulhas Sebut Prabowo Tak Mau Jadi Penonton saat Dunia Membara
"Pada Rabu siang (4/3), perwakilan mahasiswa atas nama Aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia yang terdiri dari BEM UI, BEM Fakultas se-UI, dan Universitas Indonesia Students for Justice in Palestine (UI SJP) mengirimkan surat pernyataan sikap yang tertuju kepada Presiden RI, Prabowo Subianto."
Surat tersebut diserahkan secara langsung di kantor Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
Disebut Sebagai Peringatan Terakhir
Dalam keterangan resmi yang diunggah melalui akun Instagram @bemui_official pada Jumat (6/3/2026), Aliansi Mahasiswa UI menyebut surat tersebut bukan sekadar pernyataan sikap biasa.
Mereka menyatakan dokumen itu sekaligus merupakan peringatan terakhir kepada Presiden dan jajaran pemerintah terkait kebijakan Indonesia yang bergabung dengan Board of Peace serta rencana pengerahan pasukan International Stabilization Force (ISF) ke Gaza.
Aliansi mahasiswa juga menilai arah kebijakan luar negeri Indonesia dalam isu tersebut tidak tepat sasaran, terlebih ketika berbagai persoalan di dalam negeri masih belum terselesaikan.
"Substansi utama yang disoroti dalam surat ini adalah mendesak Presiden RI agar berhenti terlibat dalam pasukan ISF dengan segala tinjauannya, serta mengkritisi langkah Presiden untuk menjadi mediator performatif pada serangan Israel-Amerika Serikat terhadap Iran," tutur Aliansi Mahasiswa UI.
Mereka juga mengaitkan kebijakan luar negeri tersebut dengan berbagai persoalan domestik yang dinilai belum tertangani secara optimal.
"Hal ini disandingkan dengan beragamnya kasus dalam negeri mulai dari korupsi, kebocoran di dalam tubuh institusi Polri, keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG), kegagalan penanganan bencana Sumatera, hingga ketimpangan pendanaan untuk BoP," imbuh mereka.
Baca juga: Senada dengan KH Said Aqil, Ustaz Adi Hidayat Kini Paham Prabowo Ikut BoP: Jalan Tengah Bagi Rakyat
Tagih Janji Prabowo Mundur dari BoP
Dalam surat yang disampaikan, Aliansi Mahasiswa UI juga menagih komitmen Presiden Prabowo yang sebelumnya menyatakan siap menarik Indonesia dari Board of Peace apabila forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.
Mahasiswa juga meminta pemerintah merevisi pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terkait serangan yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Sumber: TribunTrends.com
| Diserang Iran, Arab Saudi Minta Semua Tahan Diri, Mohammed bin Salman Kecam Agresi Tak Beralasan |
|
|---|
| UEA Mencekam, Dihujani Rudal dan Drone Iran, Perusahaan Minyak Terbakar, Sekolah Pindah ke Daring |
|
|---|
| Pelaut Bertemu Kapal Gamsunoro di Selat Hormuz, Semua Kru WN India, Pertamina: Kerja Sama Penyewa |
|
|---|
| Hujan Peluru di Selat Hormuz, Iran Tembaki Kapal Tanker Tanpa Ampun: Tidak Ada yang Boleh Lewat! |
|
|---|
| Baru Dibuka Sehari, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz! Harga Minyak Dunia Terancam Meroket Gila-gilaan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Pidato-Presiden-Prabowo-Subianto.jpg)