Berita Viral
Duka Berlapis Keluarga Sheyna, Bibi Berharap Penabrak Ponakannya di Singapura Dihukum Setimpal
Sheyna Lashira (6) meninggal setelah tertabrak mobil saat berlibur di Singapura, pengemudi mobil berusia 38 tahun telah ditangkap
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Sheyna Lashira (6) meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat berlibur bersama orang tuanya di kawasan Chinatown, Singapura
- Ibu Sheyna, Raisha Anindra Pascasiswi, juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut dan masih menjalani perawatan di Singapura
- Pengemudi mobil berusia 38 tahun telah ditangkap polisi Singapura dan sedang menjalani proses penyelidikan
TRIBUNTRENDS.COM - Pagi itu, 8 Februari 2026, sebuah peti kecil tiba di Jakarta. Di TPU Tanah Kusir, bunga-bunga ditaburkan, doa-doa dipanjatkan, dan tangis tertahan mengiringi peristirahatan terakhir Sheyna Lashira.
Bocah enam tahun itu pulang bukan untuk melanjutkan sekolah atau bermain bersama teman-temannya, melainkan untuk dimakamkan.
Kelopak bunga matahari menghiasi pusara mungilnya sebuah simbol keceriaan yang dulu melekat erat pada diri Sheyna.
Baca juga: Keseharian Sheyna, Murid TK Korban Kecelakaan di Singapura: Peri Kecil yang Pergi Terlalu Cepat
Tragedi di Negeri Orang
Kecelakaan tragis itu terjadi pada 6 Februari lalu di kawasan Chinatown, Singapura, tepat di depan Kuil Relik Gigi Buddha.
Sheyna tengah berlibur bersama kedua orang tuanya ketika sebuah mobil menabraknya.
Ia dan sang ibu segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, luka-luka yang diderita Sheyna terlalu parah.
Harapan itu akhirnya padam, dan Sheyna menghembuskan napas terakhirnya di usia yang begitu belia.
“Peri Kecil” dalam Kenangan Keluarga
Bagi keluarga, Sheyna bukan sekadar anak kecil. Ia adalah cahaya kecil yang selalu membawa kebahagiaan. Kenangan itu disampaikan penuh haru oleh sang bibi, Rara, dalam prosesi pemakaman di Jakarta.
“Sheyna benar-benar anak yang sangat baik dan ceria.
Dia seperti peri kecil yang selalu membuat orang lain bahagia,” ujarnya dikutip TribunTrends dari The Straits Times, Selasa, 10 Februari 2025.
Ungkapan tersebut menjadi cermin betapa besar kehilangan yang dirasakan keluarga.
Seorang Murid TK yang Tak Pernah Kembali
Sheyna tercatat sebagai murid taman kanak-kanak di Jakarta. Usianya masih dipenuhi mimpi sederhana belajar, bermain, dan tumbuh tanpa beban.
Liburan bersama orang tua yang seharusnya meninggalkan kenangan manis justru berubah menjadi tragedi yang memisahkan Sheyna dari masa depannya.
Ia pergi sebelum sempat kembali ke ruang kelas kecilnya.
Baca juga: Keteledoran Sopir WNA yang Merenggut Nyawa WNI Sheyna di Singapura: Lihat Kiri, Belok Kanan
Ibu yang Masih Bertahan
Sumber: TribunTrends.com
| Sempat Diam, Pemilik Daycare Baby Preneur Aceh Kini Minta Maaf, Serahkan Pelaku Kekerasan ke Polisi |
|
|---|
| Korban Minta Efek Jera, LPSK Akan Ajukan Restitusi Miskinkan Para Pelaku Daycare Little Aresha |
|
|---|
| Dirut KAI Bobby Rasyidin Sebut Usulan Pemindahkan Gerbong Wanita Tidak Tepat, 'Kami Tak Membedakan' |
|
|---|
| Eks Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Dokter Kecantikan Bodong, Korban Alami Pendarahan & Infeksi |
|
|---|
| 'Nanti Nggak Balik Lagi?', Percakapan Terakhir Karyawan Kompas TV Korban Kecelakaan KRL, Ingin Cuti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Momen-pilu-ketika-ayah-peluk-tubuh-Sheyna.jpg)