Insiden Pesawat ATR di Maros
Reaksi Keluarga Setelah Basarnas Simpulkan Langkah Kaki Farhan yang Terekam Smartwatch Data Lama
Basarnas ungkap hasil penyelidikan langkah kaki Farhan yang terekam jam pintar ternyata data lama
Penulis: Galuh Palupi Swastyastu
Editor: Galuh Palupi
Dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan, pihak berwenang menyimpulkan bahwa langkah kaki yang terekam adalah data lama.
"Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah diklirkan tadi pagi," sambung dia.
Temuan ini lalu disampaikan kepada keluarga Farhan yang sempat berharap.
Baca juga: Jejak Pistol Flare di Tas Farhan Gunawan & Dwi Murdiono, Tak Sempat Minta Tolong, Pelampung Terbakar
Menurut Syafii, keluarga sudah bisa menerima bahwa data langkah kaki tersebut tidak sesuai dengan harapan mereka.
"Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast."
"Mohon doanya saja, kita sudah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, ada tiga pesawat helikopter sekarang kita modifikasi cuaca mudah-mudahan cuaca membaik," imbuh Syafi'i.
Tim SAR Temukan KTP Farhan
Tim SAR justru menemukan barang-barang lain milik Farhan yang tercecer di hutan.
Barang tersebut berupa tas berisi dompet dan kartu identitas milik Farhan.
Tas ini ditemukan tim SAR pada Senin (19/1/2026) malam.
Tas kemudian diserahkan ke posko SAR AJU Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci pukul 19.20 Wita.
Selain KTP milik Farhan, tim SAR juga menemukan KTP atas nama Dwi Murdiono, beralamat di Bogor, Jawa Barat.
Baca juga: Mencari Suara Minta Tolong: Langkah Kaki Farhan Kopilot ATR Terdeteksi Tapi Suaranya Tak Terdengar
Selain KTP Dwi Murdiono, ada juga dua kartu ID Card Airfast Indonesia dan Indonesia Air bernama Dwi Murdiono.
Dwi Murdiono diketahui bagian dari awak pesawat.
Ada juga beberapa kartu debit ATM dan beberapa lembar uang rupiah.
Selain itu, juga ditemukan dalam tas yang sama pistol flare gun berwarna orange hitam.
Senjata itu dikabarkan kerap digunakan dalam kondisi darurat untuk memberi tanda butuh bantuan atau pertolongan.
Belum ada keterangan resmi dari Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan ihwal temuan benda dan kartu identitas itu. (Tribun Trends/GPS)
Sumber: TribunTrends.com
| Sosok Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KKP yang Pingsan saat Upacara Penghormatan Korban ATR 42-500 |
|
|---|
| Penyebab Menteri KP Sakti Wahyu Pingsan saat Upacara Penyerahan Jenazah Korban Pesawat ATR, Digotong |
|
|---|
| Langkah Kaki Kopilot Farhan Gunawan Akhirnya Terhenti, Hari Ini Dimakamkan di Gowa Sulawesi Selatan |
|
|---|
| Sosok Pilot Erik Onggeleng Kekasih Pramugari Florencia, Harusnya Menikah Malah Antar ke Pemakaman |
|
|---|
| Kenang Sosok Esther Pramugari Pesawat ATR 42-500, Paman: Pribadi Baik dan Kesayangan Ayahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Pitri-kakak-Kopilot-Farhan-Gunawan-ungkap-smartwatch-adiknya-catat-pergerakan-langkah-kaki.jpg)