Breaking News:

Berita Viral

7 Bom Dirakit Sendiri! Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Belajar dari Darkweb, Niat Balas Dendam

Tujuannya memang untuk balas dendam, pelaku ledakan bom SMAN 72 Jakarta mempelajari cara membuat bom melalui dunia maya dan darkweb.

Tayang:
Editor: jonisetiawan
Kolase TribunTrends/Istimewa
BOM RAKITAN MELEDAK - Ilustrasi siswa SMA, pelaku ledakan bom SMAN 72 Jakarta mempelajari cara membuat bom melalui dunia maya dan darkweb. 

“Kita ingin meluruskan kepada masyarakat, memang terjadi di tempat ibadah, tetapi yang bersangkutan bukan anti-Islam,” tegas Budi.

“Jangan sampai dipikirkan ini tindakan anti-Islam. Ini murni perbuatan yang berangkat dari dirinya sendiri,” imbuhnya.

Baca juga: Bukan Sekali, Tapi Tiga Kali! Pelaku Ledakan SMAN 72 Diduga Targetkan 3 Tempat, Ini Kesaksian Korban

Kini, pelaku telah dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah sebelumnya sempat dirawat di RSI Cempaka Putih.

Pemindahan ini dilakukan bukan hanya untuk perawatan medis, tetapi juga untuk penanganan kondisi psikisnya.

“Di RS Polri kita sudah membentuk tim terpadu, selain penanganan medis juga psikis,” kata Budi.

Menurutnya, langkah ini juga bertujuan mempermudah proses penyidikan karena pelaku sudah sadarkan diri dan akan dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kalau di RS sebelumnya anak ini berada di ruangan bersama beberapa orang, jadi di RS Polri ditempatkan dalam satu ruangan agar terhindar dari infeksi,” lanjutnya.

Ledakan itu sendiri terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang, tepat saat khatib tengah menyampaikan ceramah salat Jumat di Masjid SMAN 72, Kelapa Gading. Menurut saksi mata, Farel, siswa kelas XI, suara ledakan terdengar dari bagian dalam masjid.

“Itu ledakannya pas ada orang ceramah,” kata Farel.

Sekejap setelah ledakan, suasana berubah mencekam. Siswa dan guru berlarian keluar, berusaha menyelamatkan diri.

Petugas kepolisian dan TNI segera tiba di lokasi, memasang garis pembatas di sekitar area masjid.

Kejadian ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar SMAN 72 Jakarta sebuah pengingat pahit bahwa bahkan di tempat yang mestinya aman dan damai, kegelapan bisa tumbuh diam-diam, dari tangan seorang anak muda yang tersesat di dunia maya.

***

(TribunTrends/Sebagian artikel diolah dari TribunJakarta)

Halaman 2/2
Tags:
SMAN 72 Jakartabomdarkweb
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved