Politik Viral
Data APBD Kacau! Purbaya Tegaskan BI yang Pegang Kebenaran, Dedi Mulyadi dan Bobby Nasution Protes
Dedi Mulyadi dan Bobby Nasution protes karena data APBD dinilai kacau! Menteri Keuangan Purbaya tegaskan Bank Indonesia yang pegang kebenaran.
Editor: jonisetiawan
Dengan penjelasan itu, Dedi berharap tidak ada lagi kecurigaan terkait pengendapan dana daerah di perbankan.
Baca juga: Purbaya Siapkan Daftar Nama yang Akan Ditangkap, Pengusaha hingga Pegawai Kemenkeu Wajib Waspada!
Bobby Nasution: “Saldo Kami Cuma Rp 990 Miliar”
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution juga memberikan klarifikasi serupa.
Berdasarkan data yang dimilikinya, dana APBD Sumut yang belum terealisasi hanya Rp 990 miliar, jauh lebih kecil dari angka Rp 3,1 triliun yang disebut Menkeu.
“RKUD kami cuma satu, di Bank Sumut. Hari ini saldonya Rp 990 miliar.
Nanti coba, apakah kami salah input?” kata Bobby di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (21/10/2025).
Bobby menegaskan data tersebut bisa diperiksa secara terbuka oleh siapa pun.
“Silakan dibuka, itu terbuka untuk umum. RKUD kami Rp 990 miliar, itu pun sudah digunakan untuk beberapa kegiatan dan karena P-APBD,” ujarnya.
Target Serapan Anggaran 90 Persen
Lebih lanjut, Bobby menyampaikan bahwa penyerapan anggaran daerah berjalan baik dan sebagian besar dana telah dialokasikan untuk program prioritas.
“Realisasi pasti ada target, ada P-APBD, ada perubahan angka. Mudah-mudahan penyerapannya bisa di angka 90 persen,” kata Bobby optimistis.
Sinkronisasi Data Masih Jadi Tantangan
Meski pihak Kemenkeu, BI, dan sejumlah pemda telah memberikan penjelasan, polemik perbedaan data APBD masih menjadi sorotan publik dan pengamat keuangan.
Purbaya tetap berpegang pada data milik Bank Indonesia, sementara beberapa kepala daerah menilai data pusat tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa sinkronisasi data fiskal daerah masih menjadi tantangan besar dalam upaya memperkuat transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan negara.
***
(TribunTrends/Sebagian artikel diolah dari Kompas)
| Respons Jokowi saat Jusuf Kalla Sebut Dirinya Kurang Pengalaman: Saya Ini Hanya Orang Kampung |
|
|---|
| Kantor Gubernur Rudy Masud Dipagari Kawat Berduri Jelang Aksi 21 April, 1.897 Aparat Gabungan Siaga |
|
|---|
| Harga Gas LPG 12 Kg Naik Drastis Jadi Rp 228 Ribu, Warga Khawatir: Takutnya Semua Ikut Naik |
|
|---|
| JK Ungkap Peran Besarnya di Balik Kursi RI-1: Kasih Tahu ke Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya |
|
|---|
| Pengakuan Jusuf Kalla di Tengah Isu Ijazah Palsu: Sebut Jokowi Bukan Apa-apa Tanpa Perannya! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-dan-Bobby-Nasution-protes-karena-data-APBD-dinilai-kacau-Menteri-Keuangan-Purbaya.jpg)