Iran vs AS
Sosok Misterius Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Baru Iran Pengganti Ayahnya Ali Khamenei
Mojtaba Khamenei dikenal sangat tertutup dan jarang tampil di publik, bahkan banyak warga Iran belum pernah mendengar suaranya secara langsung.
Editor: Amir M
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei selama ini dikenal sebagai sosok tertutup dan jarang tampil di publik, bahkan banyak warga Iran belum pernah mendengar suaranya secara langsung.
- Meski begitu, ia lama disebut sebagai tokoh berpengaruh di lingkar kekuasaan ayahnya, Ali Khamenei.
- Kini Mojtaba resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran pada Senin (9/3/2026), menggantikan sang ayah yang tewas dalam serangan Amerika Serikat–Israel.
TRIBUNTRENDS.COM - Sosok Mojtaba Khamenei selama ini dikenal sebagai figur paling misterius di lingkar kekuasaan Iran.
Ulama yang sangat tertutup itu jarang tampil di publik, bahkan banyak warga Iran belum pernah mendengar suaranya secara langsung.
Namun di balik sikapnya yang nyaris tak terlihat, ia lama disebut sebagai tokoh berpengaruh di sekitar ayahnya, Ali Khamenei, sebelum akhirnya resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran.
Seperti diketahui, Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, Senin (9/3/2026).
Mojtaba menggantikan posisi ayahnya yang terbunuh dalam serangan Amerika Serikat-Israel pada Sabtu (28/3/2026) pekan lalu.
"Dengan suara yang menentukan, Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem suci Republik Islam Iran," kata majelis tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tepat setelah tengah malam waktu Teheran, dikutip dari AFP.
Posisi ini memberinya wewenang terakhir dalam semua urusan negara di Iran.
Lantas, siapa Ayatollah Mojtaba Khamenei?
Profil Ayatollah Mojtaba Khamenei
Dikutip dari Al Jazeera, Mojtaba tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum.
Meski begitu, selama berpuluh-puluh tahun, ia dikenal sebagai tokoh sangat berpengaruh di lingkaran dalam ayahnya.
Mojtaba juga dilaporkan membina hubungan yang erat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Naiknya Mojtaba ke puncak kekuasaan dipandang sebagai sinyal kuat bahwa faksi garis keras tetap memegang kendali penuh atas pemerintahan Iran, sekaligus menutup pintu negosiasi dengan Barat dalam jangka pendek.
Mojtaba dikenal sangat tertutup.
Ia tak pernah memberikan pidato politik, khutbah Jumat, atau kuliah umum.
Sikap ini membuat banyak warga Iran bahkan belum pernah mendengar suaranya secara langsung, meskipun namanya selalu disebut sebagai tokoh yang sedang naik daun dalam rezim teokratis tersebut.
Tuduhan terhadap Mojtaba Khamenei
Sumber: Kompas.com
| Pelaut Bertemu Kapal Gamsunoro di Selat Hormuz, Semua Kru WN India, Pertamina: Kerja Sama Penyewa |
|
|---|
| Hujan Peluru di Selat Hormuz, Iran Tembaki Kapal Tanker Tanpa Ampun: Tidak Ada yang Boleh Lewat! |
|
|---|
| Baru Dibuka Sehari, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz! Harga Minyak Dunia Terancam Meroket Gila-gilaan! |
|
|---|
| 2 Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Gus Miftah Klaim Hasil Diplomasi Prabowo, Kaesang: Segera Lewat |
|
|---|
| Negosiasi Iran-AS Gagal, Trump Ngamuk, Mulai Blokade Selat Hormuz, Tuduh Taruh Ranjau di Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/MOJTABA-KHAMENEI-Pemimpin-tertinggi-Iran-Mojtaba-Khamenei-yang-gantikan-ayahnya-Ali-Khamenei.jpg)