Selebrita
Alasan Pilu Aurelie Moeremans Mengapa Baru Sekarang Berani Bicara Soal Grooming Lewat Broken Strings
Terungkap sudah mengapa Aurelie baru berani speak up tentang grooming lewat buku Broken Strings, singgung pola pikir masyarakat.
Editor: jonisetiawan
Di dalamnya, ia mengisahkan bagaimana relasi yang timpang, manipulasi emosional, serta tekanan sosial dapat membungkam korban dalam waktu yang sangat lama.
Melalui narasi tersebut, Aurelie ingin menunjukkan bahwa trauma tidak muncul begitu saja, melainkan tumbuh dari situasi yang kompleks dan sering kali tak terlihat oleh orang luar.
Baca juga: Roby Tremonti Manfaatkan Isu Trauma Aurelie Moeremans Demi Cuan, Buka Jasa Endorse: Langsung DM Aja
Syukur di Tengah Jalan yang Panjang
Aurelie menyadari bahwa perubahan tidak datang secara instan. Jalan menuju kesadaran kolektif masih panjang dan penuh tantangan.
Namun, ia tetap mensyukuri kenyataan bahwa kini ia hidup di masa ketika cerita seperti miliknya akhirnya mendapat ruang.
“Walaupun jalannya panjang, dan datangnya tidak cepat, aku tetap bersyukur bisa hidup di masa di mana cerita seperti ini akhirnya didengar dengan lebih utuh,” ungkapnya.
Rasa Aman untuk Bersuara sebagai Tanda Kemajuan
Lebih dari sekadar pengakuan, Aurelie menegaskan bahwa rasa aman untuk berbicara adalah indikator penting dari kemajuan sebuah masyarakat.
Menurutnya, ketika seseorang mulai merasa didukung untuk bersuara, itu berarti ada langkah ke arah yang benar.
“Kalau hari ini kamu merasa sedikit lebih aman untuk bersuara, berarti kita sedang berjalan ke arah yang benar,” kata Aurelie.
Baca juga: Aurelie Moeremans Menangis Tahu PDF Broken Strings Dijual Oknum: Buku Ini Aku Kasih Gratis!
Harapan untuk Para Penyintas Lain
Melalui Broken Strings, Aurelie berharap semakin banyak korban grooming dan kekerasan dalam relasi kuasa berani menyuarakan pengalaman mereka.
Ia ingin para penyintas mendapat dukungan dan empati, bukan penghakiman.
Atas dasar itulah, Aurelie memilih untuk menggratiskan buku Broken Strings, agar kisah dan pesan pemulihan di dalamnya dapat diakses oleh siapa pun tanpa hambatan.
Baginya, berbagi cerita bukan tentang membuka luka lama, melainkan tentang membuka jalan agar luka serupa tak lagi terulang.
***
(TribunTrends/Sebagian artikel diolah dari Kompas)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Sumber: TribunTrends.com
| 'Ngapain Saya Bikin Drama Kayak Gitu?' Reaksi Ahmad Dhani Soal IG Hilang, Kini Akan Gunakan Pers |
|
|---|
| Ahmad Dhani Ngamuk Pakai Akun Dewa 19! Hilangnya IG Pribadi Jadi Pemicu Bongkar Borok Maia Estianty |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Nenek di Pekanbaru Dibunuh Mantan Menantu, Barang Berharga Korban Digondol |
|
|---|
| Dua Konten Jule yang Dianggap Tidak Pantas Oleh Na Dae Hoon, Salah Satunya Anak Diberi Kosmetik |
|
|---|
| Video Lawas Ayah Ahmad Dhani, Akui Anaknya Nakal, Puji Maia Estianty, Tak Suka Mulan: Tingkah Over |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/BUKU-BROKEN-STRINGS-Isi-Broken-Strings-yang-ditulis-Aurelie-Moeremans.jpg)