Mercedes-Benz 4x4, dengan bodi tinggi dan lapisan pelindung kuat.
Dari dalamnya, pandangan sopir terhalang kaca gelap dan asap. Situasi sudah seperti medan perang.
"Tinggi," katanya singkat, menggambarkan posisi duduk yang membuatnya sulit menengok detail di bawah.
"Kaca saya itu kan gelap, saat itu asap penuh, kan kami habis nembak habis diserang kan. Saya pakai lampu tembak saya fokus ke depan, lurus supaya dia minggir," tambahnya.
Namun justru keputusan untuk terus memacu mobil itulah yang membawa nyawa Affan Kurniawan melayang.
Setelah insiden itu, sopir mengaku melarikan diri demi menyelamatkan rekan-rekannya di dalam mobil.
"Saya izin pak, selamat sangat bersyukur karena dalam pikiran kami, satu mobil sudah gak bisa lari, massa itu di depan itu," ujarnya.
Baca juga: Air Mata Belum Kering, Postingan Polisi Soal Tewasnya Affan Menyulut Amarah Publik: Dia yang Salah
Affan Tewas, Tujuh Brimob Diperiksa
Affan, pengemudi ojek online yang malam itu hanya mengantar makanan, bukan ikut aksi.
Namun di tengah kekacauan demonstrasi di Jakarta Pusat, tubuhnya justru menjadi korban roda besi kendaraan perang milik aparat.
Kini, tujuh anggota Brimob telah diamankan untuk diperiksa. Mereka adalah:
Kompol C
Aipda M
Bripka R
Briptu D