Sementara itu, wakil Korea Selatan, Ulsan HD, harus angkat koper lebih awal setelah gagal meraih satu pun poin.
Dortmund Lolos sebagai Juara Grup
Borussia Dortmund tampil solid sepanjang fase grup. Tim asuhan Edin Terzić mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan.
Dengan koleksi 7 poin, Dortmund menempati posisi puncak dan memastikan satu tiket ke babak selanjutnya.
Dortmund mencetak 5 gol dan kebobolan 3 kali, dengan kemenangan penting atas Mamelodi Sundowns dan Ulsan HD, serta hasil imbang melawan Fluminense yang cukup untuk mengamankan posisi teratas.
Fluminense Tak Terkalahkan, Tapi Gagal Jadi Juara Grup
Klub asal Brasil, Fluminense, juga menunjukkan performa konsisten dengan catatan tak terkalahkan: satu kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka mengoleksi 5 poin dan duduk di posisi kedua klasemen.
Fluminense mencetak 4 gol dan hanya kebobolan 2, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini.
Namun, dua kali gagal menang membuat mereka harus puas lolos sebagai runner-up—jika format turnamen mengizinkan dua tim melaju.
Sundowns Ciptakan Kejutan, Tapi Gagal Lolos
Mamelodi Sundowns dari Afrika Selatan memberikan kejutan di Grup F. Dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan, mereka finis di peringkat ketiga dengan 4 poin.
Sundowns punya selisih gol seimbang (4:4), dan meski sempat menumbangkan Ulsan HD, hasil imbang kontra Fluminense dan kekalahan dari Dortmund membuat peluang mereka tertutup. Kendati demikian, penampilan mereka cukup membanggakan.
Ulsan HD Gugur Tanpa Poin
Performa Ulsan HD menjadi yang paling mengecewakan di Grup F. Tim asal Korea Selatan ini menelan tiga kekalahan beruntun, hanya mencetak 2 gol dan kebobolan 6 kali.
Tanpa meraih satu poin pun, Ulsan harus tersingkir sebagai juru kunci grup.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)