Babak pertama ditutup tanpa gol, meski peluang tercipta dari kedua tim.
Tekanan kuat dan permainan fisik mulai terasa dengan beberapa pelanggaran keras yang berujung kartu kuning, salah satunya untuk Teboho Mokoena di menit ke-10.
Baca juga: Duel Penentuan Grup E: Inter vs River dan Monterrey vs Urawa, Live Streaming Piala Dunia Antarklub
Babak Kedua: Tiang Gawang dan Kiper Jadi Pahlawan
Paruh kedua dimulai dengan perubahan strategi dari kedua tim. Sundowns langsung melakukan pergantian pemain: Jayden Adams masuk menggantikan Teboho Mokoena.
Pada menit ke-57, peluang terbaik Fluminense datang dari German Cano. Tendangan kerasnya dari jarak dekat hanya membentur tiang, membuat peluang emas itu terbuang sia-sia.
Sejumlah pergantian dilakukan kedua pelatih untuk menyegarkan permainan.
Di antaranya Peter Shalulile, Arthur Sales, dan Thiago Silva masuk ke lapangan menggantikan beberapa pemain inti.
Meskipun tempo permainan tetap tinggi dan serangan demi serangan silih berganti, kedua tim gagal memecah kebuntuan hingga akhir laga.
Drama Menjelang Akhir dan Hujan Kartu Kuning
Menjelang laga usai, suasana semakin panas. Wasit Anthony Taylor harus mengeluarkan empat kartu kuning dalam kurun waktu lima menit.
Pelanggaran keras dilakukan oleh Jhon Arias, Facundo Bernal, Rene (Fluminense), dan Kutlwano Lethlaku (Sundowns).
Total ada enam kartu kuning sepanjang laga, mencerminkan betapa keras dan ketatnya pertandingan yang berlangsung di babak grup ini.
Pertandingan berakhir imbang 0-0, namun tetap menyajikan tensi tinggi dan banyak momen menegangkan.
Klasemen Akhir Grup F
Babak penyisihan Grup F Piala Dunia Antarklub 2025 telah resmi berakhir. Persaingan ketat antara Borussia Dortmund, Fluminense, dan Mamelodi Sundowns menghasilkan drama menegangkan hingga matchday terakhir.