Berita Viral

Penampilan Terbaru Anak Artis Dulu Diejek Jelek, Kini Debut Jadi Model, Dipuji Makin Cantik

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENAMPILAN ANAK ARTIS - Anak artis asal Taiwan Zhang Ting, Lin Xi Tong dulu diejek jelek, kini debut jadi model.

TRIBUNTRENDS.COM - Kehidupan artis tak pernah luput dari sorotan publik. Tak jarang keluarganya juga turut jadi sorotan.

Seperti artis asal Taiwan, Zhang Ting dan Lin Ruiyang. Mereka memiliki seorang putri bernama Lin Xi Tong, yang menjadi sorotan publik sejak ia kecil.

Dilansir dari 8days.sg, Lin Xi Tong bahkan pernah mendapat julukan sebagai "anak selebriti paling jelek " oleh netizen.

Ia telah menjadi sasaran komentar-komentar kasar sejak usia muda.

Tak sedikit orang menyebut ia sama sekali tidak mewarisi paras rupawan dari orang tuanya.

Baca juga: Sosok Meen, Tukang Sapu Viral di Thailand, Nasib Berubah Usai Digaet MUA, Kini Banjir Job Jadi Model

PENAMPILAN ANAK ARTIS - Anak artis asal Taiwan dulu diejek jelek, kini debut jadi model. (Weibo)

Mengetahui hal ini, Zhang Ting tentu tak tinggal diam. Ia langsung angkat bicara untuk membalas cemoohan dari netizen.

"Semua orang menganggapnya jelek, tapi menurutku dia cantik. Hanya saja, netizen tidak bisa melihat kecantikannya." ujar Zhang Ting.

Aktris itu juga meminta agar orang-orang berhenti memandang rendah putri kecilnya.

Kini Xi Tong telah beranjak remaja, usianya menginjak 16 tahun.

Di usianya yang sudah remaja, penampilannya berubah. Ia tampak lebih cantik dan menawan.

Baru-baru ini, ia menandai debutnya di dunia modeling dengan tampil memukau di ajang Shanghai Fashion Week.

Di runway yang bergengsi itu, ia melangkah anggun dan penuh percaya diri dalam peragaan busana yang dipersembahkan oleh AS Dalio, sebuah label fesyen asal Beijing.

Rasa bangga tak dapat disembunyikan dari sang ibu, Zhang Ting. Lewat unggahan di media sosial.

"[Dia] dengan berani mencoba dan mengalami hal-hal baru di masa mudanya.

Jika kamu menunggu sampai hari di mana kamu benar-benar siap untuk melangkah maju dalam setiap hal, hari itu mungkin tidak akan pernah datang,

Halaman
12