Trans berhasil menelurkan dua album Hotel San Vicente (1981) dan Tembang Remaja ’81 (1981).
Lalu pada tahun 1983, Fariz bergabung dengan Wow! Bersama Iwan Madjid dan Darwin B Rachman. Mereka bertiga menelurkan album Produk Hijau.
Lagi-lagi, lewat bandnya ini Fariz yang berprofesi sebagai drummer menawarkan nuansa rock progresif ke masyarakat.
Namun sayangnya, setelah debut album dirilis, Fariz justru mengundurkan diri dari band tersebut.
Dalam hal asmara, Fariz telah menikah dengan Oneng Diana Riyadini pada tahun 1989.
Baca juga: Maya Henry Beber Sisi Gelap Liam Payne, Kecanduan Narkoba & Suruh Aborsi, Mantan Berduka tapi Trauma
Dari pernikahannya mereka dikaruniai 3 orang anak, yaitu Ramanitya Khadifa, si kembar Ravenska Atwinda Difa dan Rivenski Atwinda Difa, serta Syavergio Avia Difaputra.
Namun sayang, Ramanitya Khadifa wafat karena paru-parunya tidak berkembang.
Selama berkarier di dunia musik, hingga tahun 2012, Fariz tercatat telah merilis 21 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album produksi di mana dia berperan sebagai produser, serta 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik.
Meski kariernya cemerlang, namun Fariz memiliki sisi lain yang kelam. Ia pernah kecanduan alkohol dan narkoba.
Kebiasaan buruk itu telah mebuat Fariz mengidap kanker liver pada 1996. Penyakit itu pula yang membuatnya tidak seproduktif tahun 80-an.
Pada 28 Oktober 2007, Fariz kembali ketahuan terjerat dengan narkoba.
Ia ditahan polisi dengan barang bukti 1.5 linting ganja sebesar 5 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok miliknya.
Ditambah lagi, tes urin Fariz pun membuktikan bahwa ia positif mengonsumsi narkoba jenis ganja.
Ternyata kehidupannya dengan narkoba belum berakhir, pada 25 Agustus 2018, ia kembali tertangkap polisi.
Kariernya yang cemerlang di dunia musik, dengan mendapatkan anugerah AMI Lifetime Achievement Awards 2017, harus tercoreng dengan barang haram ini.
(TribunTrends.com | TribunJakarta.com)