Selebrita

Detik-detik Fariz RM Ditangkap, Diduga Pesan Narkoba dari Mantan Sopir, Ngeles: Saya Gak Tahu Pak

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FARIZ RM NARKOBA - Musisi Fariz RM ditangkap polisi pada Selasa (19/2/2025). Ia kembali terjerat dalam kasus narkoba, diduga pesan ganja dari sang mantan sopir.

TRIBUNTRENDS.COM - Kasus narkoba kembali menjerat musisi kawakan Fariz Roestam Moenaf atau Fariz RM.

Pria berusia 66 tahun tersebut ditangkap pihak kepolisian pada Selasa, 19 Februari 2025 dengan barang bukti ganja dan sabu.

Belakangan terkuak Fariz RM memesan ganja melalui mantan sopirnya.

Ya, polisi membeberkan kronologi musisi Fariz RM yang kembali terjerat kasus narkoba.

Dalam kasus ini, penyidik Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan lebih dulu menangkap pria berinisial ADK (46).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Nurma Dewi mengatakan, ADK merupakan mantan sopir pribadi Fariz RM.

"Pada hari Senin, 17 Februari 2025, di daerah Kemayoran, diamankan satu orang berinisial ADK dengan barang bukti yang diduga ganja," kata Nurma kepada wartawan, Rabu (19/2/2025).

Setelahnya, polisi melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan ADK. Dia pun mengakui bahwa ganja tersebut dipesan oleh Fariz RM.

Nurma menuturkan, keberadaan Fariz RM terdeteksi di wilayah Bandung, Jawa Barat. Polisi kemudian menangkap Fariz di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (18/2/2025).

"Kita mendapatkan titik terang bahwa inisial FRM diduga memesan barang yang ada di ADK, kemudian FRM diamankan di Kota Bandung," tutur Nurma.

Dari tangan Fariz RM, penyidik Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menyita barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu.

Dalam video yang diterima awak media, Fariz sempat mengelak ketika hendak ditangkap.

Saat itu terlihat Fariz mengenakan kaos putih bermotif bunga-bunga berwarna hitam, celana panjang, dan sandal.

"Kami polisi. Polisi narkoba, paham?" kata seorang anggota polisi sambil memegangi bahu Fariz RM.

"Saya nggak tahu apa-apa, pak," ujar Fariz RM.

FARIZ RM NARKOBA - Musisi senior Fariz RM ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada Rabu (18/2/2025). Fariz diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

Baca juga: Riwayat Kasus Narkoba Fariz RM, 4 Kali Ditangkap Tak Pernah Kapok, Terbaru Bawa 1,5 linting Ganja

Polisi kemudian meminta Fariz RM untuk ikut bersama mereka. Namun, Fariz masih mencoba mengelak dan menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apa-apa.

"Enggak, saya nggak tahu apa-apa," ucap Fariz.

"Sudah ikut saja. Malah ramai, kalau mau ramai terserah," kata polisi.

"Saya nggak tahu apa-apa," jawab Fariz.

"Mau ikut nggak? Mau ikut nggak? Mau ikut nggak?" ujar anggota polisi lainnya dengan nada tinggi.

Sebelumnya, penangkapan Fariz RM dibenarkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andri Kurniawan.

"Benar, inisial FRM diamankan," kata Andri.

Profil Fariz RM

Fariz Rustam Munaf ini lahir pada 5 Januari 1959, dikenal secara profesinal sebagai Fariz RM, adalah seorang penyanyi, pemusik dan penulis lagu berkebangsaan Indonesia keturunan Belanda, Betawi dan Minangkabau, Sumatera Barat.

Ia dikenal atas lagu-lagu ciptaannya, seperti "Barcelona" dan "Sakura", yang menjadi hits pada awal dekade 1980-an.

Melansir wikipedia, Fariz lahir dari keluarga pemusik, pasangan Rustam Munaf asal Minangkabau dan Hj. Anna Reijnenberg seorang campuran Belanda-Betawi.

Ayahnya adalah seorang penyanyi di RRI Jakarta, sedangkan ibunya adalah seorang pelatih piano.

Sejak kecil ia telah diperkenalkan kepada dunia musik. Selain pada ibunya, Fariz belajar piano pada Sunarto Sunaryo dan Prof. Charlotte Sutrisno JP.

FARIZ RM DITANGKAP - Fariz Rustam Munaf, musisi legendaris tanah air. Fariz RM baru saja ditangkap terkait narkotika (Ist)

Perjalanan Karir

Fariz mengawali kariernya sejak berusia 12 tahun. Ia membentuk Young Gipsy bersama Debby Nasution dan Odink Nasution.

Fariz juga bekerja sama dengan Addie M.S., Adjie Soetama, dan Iman R.N. untuk membuat operet di acara perpisahaan sekolahnya.

Karier profesionalnya diawali tahun 1977, bersama Adjie Soetama, Raidy Noor, Addie MS, dan Ikang Fawzi yang juga telah berteman dengan Fariz sejak duduk di bangku SMAN 3 Jakarta.

Fariz menjajal kemampuannya di Lomba Cipta Lagu Remaja yang diadakan Radio Prambors.

Langkah pertamanya ini berhasil membawanya duduk manis di urutan ketiga. Tawaran band pun mulai datang menghampirinya.

Fariz melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung dengan mengambil fokus studi Seni Rupa.

Di samping menimba ilmu, Fariz juga memperdalam teknik bermusiknya.

Ia menjadi keyboardist pengganti di band beraliran rock, Giant Step.

Selain itu, Fariz juga mengisi posisi drummer untuk band rock The Rollies.

Musisi multitalenta ini juga dipercaya untuk mengiringi kelompok musik asal Bandung pimpinan Harry Roesli tahun 1979 silam.

Selang setahun, Fariz merilis album Sakura. Tidak tanggung-tanggung, dirinya memainkan drum, gitar, keyboard, bass, hingga perkusi sendirian.

Dengan warna musik yang fresh dan groovy, album tersebut sukses besar. Nama Fariz RM pun semakin melambung.

Baca juga: Sosok Radja Nainggolan, Mantan Pemain AS Roma Keturunan Medan Ditangkap Usai Selundupkan Narkoba

Meski pasaran musik kala itu masih mendayu-dayu, namun Fariz menawarkan warna baru ke masyarakat.

Musik-musik karya Fariz bisa membuat penikmatnya menari. Ia berhasil menonjolkan aransemen brass section sebagai aksentuasi dan teknik bernyanyi falsetto.

Fariz dan Erwin Gutawa menciptakan grup musik Transs. Di sanalah Fariz memperkenalkan musik fusion yang memadukan jazz dan rock.

Konsep ini akhirnya berhasil menginspirasi musisi lainnya untuk mengadopsi genre serupa seperti seperti Krakatau, Karimata, dan Emerald.

Trans berhasil menelurkan dua album Hotel San Vicente (1981) dan Tembang Remaja ’81 (1981).

Lalu pada tahun 1983, Fariz bergabung dengan Wow! Bersama Iwan Madjid dan Darwin B Rachman. Mereka bertiga menelurkan album Produk Hijau.

Lagi-lagi, lewat bandnya ini Fariz yang berprofesi sebagai drummer menawarkan nuansa rock progresif ke masyarakat.

Namun sayangnya, setelah debut album dirilis, Fariz justru mengundurkan diri dari band tersebut.

Dalam hal asmara, Fariz telah menikah dengan Oneng Diana Riyadini pada tahun 1989.

BREAKING NEWS! - Fariz RM Baru Saja Ditangkap karena Terjerat Narkoba Ke-4 Kali, Apa Barbuknya? (Tribunnews/ Irwan Rismawan)

Baca juga: Maya Henry Beber Sisi Gelap Liam Payne, Kecanduan Narkoba & Suruh Aborsi, Mantan Berduka tapi Trauma

Dari pernikahannya mereka dikaruniai 3 orang anak, yaitu Ramanitya Khadifa, si kembar Ravenska Atwinda Difa dan Rivenski Atwinda Difa, serta Syavergio Avia Difaputra.

Namun sayang, Ramanitya Khadifa wafat karena paru-parunya tidak berkembang.

Selama berkarier di dunia musik, hingga tahun 2012, Fariz tercatat telah merilis 21 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album produksi di mana dia berperan sebagai produser, serta 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik.

Meski kariernya cemerlang, namun Fariz memiliki sisi lain yang kelam. Ia pernah kecanduan alkohol dan narkoba.

Kebiasaan buruk itu telah mebuat Fariz mengidap kanker liver pada 1996. Penyakit itu pula yang membuatnya tidak seproduktif tahun 80-an.

Pada 28 Oktober 2007, Fariz kembali ketahuan terjerat dengan narkoba.

Ia ditahan polisi dengan barang bukti 1.5 linting ganja sebesar 5 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok miliknya.

Ditambah lagi, tes urin Fariz pun membuktikan bahwa ia positif mengonsumsi narkoba jenis ganja.

Ternyata kehidupannya dengan narkoba belum berakhir, pada 25 Agustus 2018, ia kembali tertangkap polisi.

Kariernya yang cemerlang di dunia musik, dengan mendapatkan anugerah AMI Lifetime Achievement Awards 2017, harus tercoreng dengan barang haram ini.

(TribunTrends.com | TribunJakarta.com)