Keluarga Cendana

Cerita Soeharto & Keluarga Ibadah Haji, Tolak Dibiayai Negara, Disambut Jemaah saat Lempar Jamrah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kisah perjalanan ibadah haji Soeharto dan keluarga, disambut hangat saat ritual lempar jamrah.

Kemudian teladannya diikuti secara berlebihan oleh para warga yang main hakim sendiri.

Menyebabkan pembantaian besar-besaran terhadap kelompok komunis di seluruh negeri yang menewaskan ratusan ribu orang.

Baca juga: Pabrik Uang Bambang Trihatmodjo, Mayangsari Diomeli Anak Soeharto Kalau Tak Habiskan Rp 10 Juta/hari

Soeharto, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, mengambil kendali efektif atas pemerintahan Indonesia pada tanggal 12 Maret 1966, meskipun Sukarno tetap menjadi presiden selama satu tahun lagi.

Soeharto melarang PKI dan mulai merumuskan kebijakan baru untuk menstabilkan perekonomian dan kehidupan politik negara, yang berada di ambang kekacauan pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Sukarno.

Pada bulan Maret 1967, Majelis Permusyawaratan Rakyat (badan legislatif nasional) mengangkat Suharto sebagai penjabat presiden, dan pada bulan Maret 1968, MPR memilihnya untuk masa jabatan lima tahun sebagai presiden.

TribunTrends/Kompas TV/Intisari