Keluarga Cendana

Kisah Soeharto Kecil Kesal Dipanggil 'Den Bagus', Diejek Buangan Priyayi: Sudah Miskin Masih Dihina

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Soeharto merasa kesal dipanggil 'Den Bagus', padahal dirinya bukan berasal dari keluarga bangsawan.

Bertahun-tahun kemudian, Soeharto lantas menjelaskan kedekatan hubungan ibunya dengan bangswan di Yogyakarta.

Baca juga: Sosok Haryo Putra Wibowo Cicit Soeharto yang Jenius, Usia 18 Raih Gelar Master, Anak Ari Sigit

Dia ingat, saat sering dikatai Den Bagus tahi mabhul (tahi kering) oleh teman-teman sepermainan kelereng.

Dengan kata lain, ia diejek sebagai sisa buangan priyayi. Saat itu Soeharto berusia delapan tahun dan ia masih ingat ejekan itu.

Tak pelak, Soeharto kesal dengan panggilan tersebut karena dia merasa berasal dari keluarga miskin.

Baginya, panggilan itu tak lebih dari sekadar hinaan bagi dirinya. "Sudah miskin, saya juga masih menghadapi hinaan ini,” tulis Jenkins mengutip Soeharto.

Begitulah masa kecil Soeharto yang jauh dari hidup mewah karena orangtuanya hanyalah orang desa yang miskin dan tak punya darah biru.

TribunTrends/Intisari

Tags: