TRIBUNTRENDS.COM - Belakangan ini istilah cuffing season sering seliweran di FYP TikTok.
Ternyata cuffing season merujuk pada fenomena yang tengah marak di kalangan anak muda.
Penasaran apa arti istilah cuffing season? Berikut ini penjelasannya!
Bila biasanya kamu santai dengan status jomblo, adakalanya ingin punya pasangan agar tidak terlihat selalu sendirian.
Baca juga: Apa Arti Osmosis Istilah Viral TikTok? Sering Terjadi dalam Amsara Masa Kini, Ini Contoh Kasusnya
Misalnya menjelang Lebaran agar tidak ditanya-tanya anggota keluarga; atau saat akhir tahun karena ingin punya teman merayakan pergantian tahun.
Alhasil untuk memenuhi kebutuhan akan pasangan, sebagian dari kalian bisa saja menjalin hubungan jangka pendek.
Dalam hal ini, ada istilah cuffing season, di mana pasangan menjalin hubungan jangka pendek untuk memenuhi keinginan akan kebersamaan pada periode tertentu.
Untuk lebih jelasnya, simak apa itu cuffing season sebagaimana dirangkum dari Very Well Mind di bawah ini, yuk!
Apa Itu Cuffing Season?
Sebenarnya, cuffing season adalah fenomena ketika orang ingin menjalin hubungan di musim dingin.
Cuffing season umumnya berlangung di akhir tahun hingga Hari Valentine atau setelahnya.
Periode ini menjadi saat di mana orang ingin mendapatkan kenyamanan dan kehangatan dengan menjalin hubungan asmara.
Idenya adalah memiliki seseorang untuk bersandar ketika cuaca buruk, atau punya pasangan saat liburan musim dingin di akhir tahun.
Namun karena di Indonesia tidak ada musim dingin, ide cuffing season dapat terjadi ketika sebagian orang yang single berharap punya pasangan pada periode waktu tertentu.
Misalnya di momen Lebaran, perayaan Natal dan akhir tahun, atau musim liburan lainnya.