Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Muhammad Muslim mengatakan, jemaah haji asal Lumajang terbagi menjadi 3 kelompok terbang (Kloter).
Baca juga: Kisah Pencari Rumput Asal Lamongan Naik Haji, Nabung Belasan Tahun, Sempat Pesimis: Upahnya Kecil
Kloter yang dimaksud yakni kloter 47, 48, dan 51.
Ketiganya akan berangkat dari Lumajang menuju asrama haji di Surabaya pada Kamis (23/5/2024).
Bedanya, kloter 47 dan 48 akan berangkat terlebih dahulu yakni pukul 04.30 WIB. Sedangkan, kloter 51 akan diberangkat pada sore hari.
"Kita Alhamdulillah saat ini ada 3 kloter yang berangkat dan ditambah 1 orang yang ikut kloter 40 dari Jember," kata Muslim.
Kisah Serupa: Kisah Zulfikar, Calon Haji Usia 19 Tahun, Gantikan Ayah yang Sakit
Perasaan Zulfikar campur aduk, dia bingung mesti bahagia atau sedih karena akan segera melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah tahun ini.
Warga Tambora, Jakarta Barat itu merupakan calon jemaah haji termuda, usianya baru 19 tahun.
Siapa sangka, musim haji tahun ini, sesuai jadwal, seharusnya bukan dia yang berangkat Tanah Suci.
Tapi, Tuhan ternyata memiliki rencana berbeda.
Baca juga: Kisah Pasutri Lansia Asal Bojonegoro, Naik Haji dari Hasil Jadi Tukang Parkir, Tak Lupa Sedekah
"Saya menggantikan ayah. Harusnya saya yang mengantar beliau berangkat haji, tapi ini malah saya yang diantar," ujar Zulfikar saat ditemui di Abraj Taba Hotel, tempatnya menginap di Madinah, Senin (13/5/2024).
Bungsu dari dua bersaudara itu berangkat ke tanah suci bersama 393 jemaah haji Indonesia kloter pertama yang tiba di Madinah, Minggu (12/5/2024).
Zulfikar mengatakan, ayahnya tak bisa berangkat haji pada tahun ini karena sedang sakit.
Itu sebabnya, ungkap Zulfikar, perasaannya campur aduk antara sedih, bahagia, dan haru.
Sedih karena harus menggantikan bapaknya yang sakit.