Kabupaten Klaten

Tutup Tarling Ramadhan 1445 H, Bupati Klaten Sri Mulyani Undang Anak Yatim hingga Tukang Becak

Editor: Delta Lidina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Klaten Sri Mulyani menutup rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Ramadhan 1445 Hijriyah dengan menggelar buka bersama hingga salat Tarawih berjamaah di Masjid Nur Azizah kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Sabtu (6/4/2024).

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani menutup rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Ramadhan 1445 Hijriyah dengan menggelar buka bersama hingga salat Tarawih berjamaah di Masjid Nur Azizah kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Sabtu (6/4/2024).

Tuntas sudah rangkaian safari Ramadan yang dilaksanakan Pemkab Klaten sejak tanggal 13 Maret 2024 hingga 6 April 2024 lewat kegiatan tarling.

Penutupan rangkaian tarling ini turut dihadiri sejumlah pejabat hingga ASN di lingkungan Pemkab Klaten serta tamu undangan lainnya.

Selama tiga 3 pekan, Pemkab Klaten melaksanakan Safari Tarawih Keliling (Tarling) Ramadhan 1445 H / 2024 M di 10 masjid tua atau bersejarah di Kabupaten Klaten.

Suasana penutupan Tarling ke-10 di Ramadan 1445 H/ 2024 M di Masjid Nur Azizah, Kompleks Pemkab Klaten, Sabtu (6/4/2023).

Setelah buka bersama, acara dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, Tarawih, hingga Witir secara berjamaah dan ditutup dengan tausyiah.

Pada, kegiatan tersebut juga disertai penyerahan 25 bantuan sosial (Ramadan Berkah) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten, 10 bantuan Simpel Ayah Bank Klaten dan 10 mushaf Al Quran dari Bank Jateng. Dilanjutkan pemberian santunan kepada 100 anak yatim dan 25 tukang becak.

Baca juga: Tarling Putaran ke-9, Bupati Klaten Sri Mulyani Serahkan untuk Bantuan Anak Yatim & Warga Miskin

Senyum tersungging di setiap wajah penerima santunan tersebut, khususnya anak yatim yang menerima langsung pemberian itu orang nomor satu se-Kabupaten Klaten.

Bupati Sri Mulyani berharap kegiatan ini dapat berkesan bagi masyarakat sehingga terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dengan masyarakat.

Ia juga berharap, melalui kegiatan tersebut dapat menambah pengetahuan akan masjid-masjid bersejarah di Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten Sri Mulyani dan anak-anak yatim laki-laki

“Semoga tarling yang kita laksanakan di wilayah-wilayah ini bisa mempererat silaturahmi dengan masyarakat, serta kita juga bisa mengenal dan memberikan edukasi kepada masyarakat akan masjid-masjid yang bersejarah yang beberapa waktu lalu kita datangi," ungkapnya.

"Semoga ini bisa menambah semangat kita untuk senantiasa taat dan mengagumi ciptaan Allah SWT,” tuturnya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Kades di Klaten Bagi-bagi THR Rp 400 Ribu Tiap KK, Terkuak Asal-usul Uangnya

Sementara, Ketua Takmir Masjid Nur Azizah Amin Mustofa pun mengaku senang lantaran Masjid Nur Azizah digunakan sebagai lokasi penutupan tarling.

“Saya mengaku senang diantara masjid-masjid kuno yang menjadi lokasi tarling, Masjid Nur Azizah yang masih tergolong baru pembangunannya digunakan untuk penutupan Tarling karena berlokasi di Lingkungan Pemkab Klaten,” jelas Amin.

Bupati Klaten Sri Mulyani memberikan santunan

Menurutnya Masjid Nur Azizah merupakan salah bukti nyata pembangunan Pemkab Klaten.

“Dulunya ini hanya Mushola kecil dan tahun 2021 bisa dibangun Ibu Bupati Klaten menjadi masjid yang luar biasa,” jelas Amin.

Amin berharap, masjid tersebut terus dimakmurkan oleh jajaran ASN Pemkab Klaten dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Alhamdulillah kegiatan salat wajib terutama Dzuhur dan Ashar selalu penuh jamaah. Kemudian Masjid Nur Azizah juga digunakan salat Jum’at dan semoga tahun depan bisa digunakan untuk iktikaf,” terang Amin. (TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo)