Berita Kriminal

Demi Bisa Mudik, Pria di Sidoarjo Nekat Jadi Perampok, Bunuh Kasir Toko, Modus Butuh Uang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pemuda berusia 22 tahun di Sidoarjo nekat menjadi perampok dan mengakibatkan karyawan minimarket tewas

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang pemuda berusia 21 tahun di Sidoarjo nekat menjadi perampok.

Ia melancarkan aksinya ke sebuah minimarket di Desa Semambung, Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (31/3/2024) malam.

Nahasnya, akibat kejahatan yang dilakukannya itu seorang kasir minimarket ditemukan tewas.

Baca juga: Kebelet Nikahi Pacar, Sopir Taksi di Jakbar Nekat Palak Penumpang Rp 100 Juta, Korban Teriak Rampok

YM (22), seorang kasir minimarket ditemukan tewas di tempatnya bekerja di Desa Semambung, Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (31/3/2024) malam.

Penemuan jasad YM berawal saat keluarga curiga korban tak kunjung pulang saat jam 22.00 WIB.

Sang ibu yang khawatir kemudian menyusul ke tempat kerja sang anak pada pukul 23.00 WIN.

Saat itu ibu korban juga menemui ZN (27), warga Ngawi yang juga rekan kerja YM untuk sama-sama mencari YM di tempat bekerja.

Saat di lokasi, betapa terkejutnya sang ibu saat melihat anaknya, YM tergeletak di lantai toko.

Polisi yang datang langsung mengecek tempat kejadian perkara dan diketahui sejumlah uang minimarket serta ponsel milik korban sudah hilang.

Polisi menduga, warga Desa Wayang, Ponorogo itu tewas karena dibunuh dan juga menjadi korban perampokan.

Berdasarkan rekaman CCTV yang ada di ruangan, terlihat seorang pria masuk ke minimarket dan membekap korban hingga tak sadarkan diri.

Pelaku kemudian pergi dari lokasi setelah mengambil ponsel korban dan uang milik minimarket.

Pelaku butuh uang untuk mudik

Lima jam setelah penemuan jasad korban, polisi berhasil menangkap pelaku yakni Prayogo (21), yang kos di sekitar lokasi kejadian.

Prayogo ditangkap saat berbaur dengan masyarakat menyaksikan olah TKP.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengatakan Prayogo nekat melakukan perampokan karena butuh uang untuk mudik ke kampung halamannya di Kecamatan Suboh, Situbondo, Jawa Timur.

Halaman
1234