Berita Viral

Junaedi Siswa SMK Bunuh Satu Keluarga di PPU Disebut Dianiaya Napi Lain di Sel, Polisi Beber Kondisi

Editor: jonisetiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Junaedi siswa SMK yang bunuh satu keluarga di Penajam lesu di dalam penjara.

TRIBUNTRENDS.COM - Beredar di media sosial video yang menunjukkan kondisi siswa SMK bernama Junaedi, pelaku pembunuhan satu keluarga di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, yang diduga dianiaya di dalam penjara oleh napi lain.

Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun X @folkshittmedia pada Jumat (9/2/2024).

Video tersebut menuai beragam reaksi dan membuat netizen bertanya-tanya mengenai kebenaran nasib pelaku pembunuhan satu keluarga tersebut.

Baca juga: Bunuh Satu Keluarga, Siswi SMK Kini Duduk di Pojokan Penjara, Pasang Wajah Melas saat Tahu Direkam

Foto siswa SMK pelaku pembunuhan satu keluarga di PPU, Kalimantan Timur (Instagram @folkshit via TribunJakarta)

"Baru sehari di penjara! Pelajar yang bunuh satu keluarga badannya penuh dengan luka cocolan udut," tertulis dalam unggahan akun tersebut.

Dalam video yang beredar, nampak pelaku JND (17) dengan luka-luka lebam di punggungnya sedang tertunduk.

Narasi dalam video itu menyebutkan, luka-luka tersebut diakibatkan sundutan rokok yang kemudian berubah menjadi ungu.

Hingga artikel ini ditulis, Minggu (11/2/2024), unggahan tersebut telah dilihat sebanyak lebih dari 4 juta kali.

Lantas, seperti apa kebenarannya?

Keterangan Polisi

Dilansir dari Kompas.com, Kapolres PPU Supriyanto membantah bahwa JND mengalami penganiayaan di dalam penjara.

Supriyanto memastikan bahwa tidak ada tahanan lain yang melakukan pemukulan terhadap pelaku pembunuhan tersebut.

"Tidak benar itu (video yang beredar)," kata Supriyanto, Sabtu.

"Ini saya cek langsung kondisinya baik-baik saja, nggak ada tanda-tanda kekerasan," tambahnya.

Muka Junaedi (kiri) siswa SMK yang membunuh keluarga eks pacarnya dan setubuhi jasad korban di Babulu Laut, Penajam Paser Utara. (Kolase TribunnewsWiki/IST)

Supriyanto menambahkan, keamanan JND di dalam sel tahanan dipastikan terjaga.

Pihaknya juga telah memisahkan JND dari tahanan lainnya.

Halaman
1234