TRIBUNTRENDS.COM - Baru-baru ini viral video memperlihatkan guru dan staf SMPN 2 Monta Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat menyegel ruangan kepala sekolah.
Mereka kompak menyegel ruangan kepala sekolah sebagai bentuk protes karena gaji mereka belum dibayar.
Guru dan staf SMPN 2 Monta Kabupaten Bima mengaku belum menerima gaji selama 3 bulan.
Baca juga: Dilecehkan Kepsek, Guru di Sampang Hendak Dimutasi Usai Lapor Polisi, Tegas Tak Akan Cabut Laporan
Video berdurasi 3 menit 44 detik memperlihatkan ruangan Kepsek dipaku menggunakan bilahan bambu.
Video ini tersebar di media sosial dan mengundang reaksi beragam dari netizen.
Salah satu guru honorer SMPN 2 Monta, Herman mengatakan guru dan staf lainnya mempertanyakan kepada Kepsek dan bendahara sekolah namun tidak ada tanggapan.
"Gaji belum dibayar tiga bulan terhitung Oktober, November, dan Desember," keluh Herman menjawab TribunLombok.com, Rabu (3/1/2024).
Ia melanjutkan, para guru dan pegawai lainnya juga sudah melayangkan protes melalui pesan whatshap group namun tidak menemukan titik terang.
Bulan Oktober 2023 permasalahan ini sudah dikomunikasikan.
Bahkan bulan Nopember 2023, Korwil Kecamatan harus turun ke sekolah untuk menengahi permasalahan ini melalui rapat dewan guru.
"Saat itu pula kepala sekolah memberikan tegas akan membayar diawal Desember ini," keluhnya lagi.
Kekecewaan para guru dan staf memuncak hingga menyegel ruangan kepala sekolah.
Namun dipastikan tidak ada fasilitas sekolah yang rusak.
"Penyegelan itu kemarin," tambahnya.
Baca juga: PILU Siswa SMP di Ngawi, Kejang-kejang Usai Ditendang Teman, Kepsek Bantah Penganiayaan: Tak Sengaja
Hingga saat ini para guru dan staf masih menunggu karena belum ada kejelasan dari bendahara ataupun Kepsek.