"Tahu-tahu dia marah-marah, saya bilang loe Sigit siapa carien wes di dalam rumah kalau ada, tadi itu hanya ada tamu dari Taspen," jelasnya.
Meski begitu, Subianto mengaku mengenal Agus.
Baca juga: Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Wanita Ngamuk Bakar Rumah Orang Tua, Kondisi Kejiwaan Disorot
Menurutnya, Agus dulunya merupakan warga Klakah.
Namun, saat ini ia tinggal di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.
Polisi yang tiba ke lokasi kejadian langsung mengamankan Subianto dan Agus ke Mapolres Lumajang.
Tes narkoba
Keduanya kemudian dilakukan tes urine di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.
Kasatreskoba Polres Lumajang AKP Ari Hartono menkonfirmasi hasil tes kedua pria yang terlibat cekcok itu negatif.
"Dua-duanya negatif, jadi ini masuk ke ranah Reskrim karena ada penganiayaan," kata Ari di RS Bhayangkara.
Namun pernyataan Kasareskoba berbeda dengan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Zainur Rofik yang mengatakan bahwa dua orang yang terlibat perkelahian itu terindikasi positif narkoba.
Kini, polisi masih mendalami perkara ini dan tengah memeriksa keduanya.
"Kita dapati seseorang yang terindikasi positif menggunakan narkoba.
Karena itu kita akan kembangkan lebih lanjut mudah-mudahan nanti ada titik terang untuk proses penyelidikan," katanya.
Modal Seragam Loreng, TNI Gadungan Ini Rampas HP & Motor Warga, Korban Dituduh Jadi Pengedar Narkoba
Ngaku-ngaku jadi anggota TNI, seorang pria berinisial YS (37) malah merampas sepeda motor warga di Bandung Barat, Jawa Barat.